Jokowi Tolak Mobil Murah, Demokrat: Masak Rakyat Naik Motor Terus?

by
October 21st, 2013 at 4:15 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf menyindir sikap Gubernur DKI Jakarta Jokowi yang menolak mobil murah. Nurhayati pun kembali mengungkit mobil murah Esemka yang sempat melambungkan nama Jokowi.

jokowi esemka

Jokowi mobil Esemka – Ist

“Dia naik namanya, itu karena Esemka. Esemka ini mobil murah bukan? Kok sekarang Jokowi malah nolak mobil murah, saya sedih,” kata Nurhayati di Kompleks Parlemen, Jakarta, seperti dikutip dari Kompas.com, Senin (21/10/2013).

Menurut Nurhayati, seharusnya Jokowi itu menolak keberadaan mobil mewah bukan mobil murah. Nurhayati menilai bahwa masyarakat Indonesia berhak mendapatkan hidup yang lebih layak. “Masak rakyat disuruh naik motor terus? Kan kasihan,” katanya.

Seperti diketahui, pemerintah telah mengeluarkan peraturan kebijakan mobil murah di industri otomotif di Indonesia. Saat ini sejumlah mobil murah pun sudah mulai dipasarkan, seperti Astra Toyota Agya, Astra Daihatsu Ayla, dan juga Honda Brio Satya.

Mobil murah yang beredar di pasaran saat ini harganya berkisar mulai dari Rp 76 juta sampai Rp 120 juta. Harga tersebut disesuaikan dengan kelengkapan dari fitur yang ditawarkan oleh masing-masing mobil.

Namun, menurut Jokowi, mobil murah itu hanya akan membuat jalan di Jakarta jadi bertambah macet. Jokowi pun secara tegas mengatakan bahwa dirinya tidak setuju dengan kebijakan mobil murah yang dikeluarkan pemerintah pusat.

Meskipun menolak, Jokowi menyadari bahwa dirinya tidak bisa berbuat apa-apa untuk menentang kebijakan tersebut. Apalagi keputusan itu sudah dimasukkan dalam Peraturan Menteri Perindustrian nomor 33/M-IND/PER/7/2013.

“Mobil murah itu nggak benar! Pemerintah itu harusnya menyiapkan transportasi murah, transportasi massal yang murah buat rakyat,” ujar Jokowi.

(YG)

Comment di sini