Alasan Gelar Ratu Diberikan ke Atut Chosiyah

by
October 22nd, 2013 at 11:38 am

Jakarta (CiriCara.com) – Gubernur Banten Atut Chosiyah Chasan memang sering dipanggil dengan sebutan Ratu Atut. Meskipun demikian, nama ratu itu bukan merupakan gelar kebangsaan seperti orang Keraton Yogyakarta. Lalu, kenapa Atut bisa mendapat gelar ratu?

atut chosiyah chasan

Gubernur Banten Atut Chosiyah diperiksa KPK – Tribunnews.com

Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Fransiscus Welirang mengatakan bahwa gelar ratu itu diberikan oleh Yayasan Kartini di Hotel Hilton Jakarta (sekarang Hotel The Sultan), pada 21 April 1998. Gelar tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan.

“Gelar itu diberikan sebelum ribut-ribut reformasi 1998,” kata pria yang akrab disapa Franky itu, seperti dikutip dari Tempo.co, Selasa (22/10/2013).

Franky menjelaskan bahwa saat itu Atut dinilai aktif dalam isu-isu gender dan mengangkat harkat perempuan. Atas dasar itu lah Atut pun kemudian diberi gelar ratu, yang masih sering dipakai hingga sekarang. “Sebagai aktivis,” katanya.

Franky juga memastikan bahwa gelar itu murni diberikan atas dasar penilaian, tanpa ada suap atau membeli gelar. Kegiatan pemberian gelar ratu itu diselenggarakan atas dukungan dari perusahaan Franky.

“Ada penilaian,” kata Franky.

Selain Atut Chosiyah, Franky juga membenarkan ada selebriti yang juga mendapatkan gelar yang sama, Ratu Krisdayanti. Namun, kata Franky, gelar ratu pada Krisdayanti itu sudah dicabut. “Alasannya apa, saya tidak tahu,” katanya.

Karena bukan nama, Atut pun tidak mencantumkan gelar ratu pada dokumen resmi miliknya. Dia hanya menuliskan nama aslinya, yakni Atut Chosiyah Chasan. Nama Chasan itu sendiri berasal dari nama ayahnya, Chasan Sochib, yang juga dikenal sebagai jawara Banten.

Saat ini, Atut masih dicekal oleh pihak KPK agar tidak bisa pergi ke luar negeri. Atut diduga terlibat dalam kasus suap Akil Mochtar yang juga melibatkan adik kandungnya, Chaeri Wardhana Chasan alias Wawan.

(YG)

Comment di sini