Demokrat Sindir Jokowi Jadi Tukang Tampung Monyet

by
October 24th, 2013 at 2:19 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Kebijakan Gubernur DKI Jakarta Jokowi dalam menertibkan pengamen topeng monyet terus mendapat kritik dari banyak pihak. Jokowi bahkan diibaratkan sebagai seorang “pengepul” monyet karena memberi uang kompensasi kepada pemilik monyet.

jokowi razia monyet

Jokowi lihat monyet sitaan Satpol PP – Kompas.com

Politisi Partai Demokrat, Nurul Qomar menyarankan agar Jokowi sebaiknya tidak memberikan uang Rp 1 juta sebagai kompensasi. Menurut Qomar, hal itu bisa memunculkan asumsi masyarakat yang menganggap Jokowi sebagai pembeli monyet.

“Dampaknya nanti banyak orang ternak monyet terus jual monyetnya ke Jokowi. Nanti Jokowi jadi tukang tampung monyet,” kata Nurul Qomar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, seperti dikutip dari Okezone.com, Kamis (24/10/2013).

Menurut Qomar, topeng monyet itu adalah salah satu kekayaan budaya bangsa Indonesia yang harus dilestarikan. Karena itu, Qomar pun mengaku tidak setuju dengan kebijakan razia topeng monyet yang sudah ditetapkan oleh Jokowi.

“Sebaiknya mereka (pengamen topeng monyet) dilokalisir atau ditempatkan di beberapa tempat wisata,” ujar Qomar.

Qomar mencontohkan, Jokowi bisa membuat sebuah perkumpulan pengamen topeng monyet agar bisa dikoordinir setiap tempatnya. Dengan demikian, menurut Qomar, Pemprov DKI Jakarta tidak perlu lagi melakukan penertiban.

“Jokowi bisa membuat paguyuban topeng monyet untuk menyatukan mereka. Jadi nilai kemanusiawinya tetap ada,” ujar Qomar.

Sesuai dengan kebijakan yang dikeluarkan Jokowi, Pemprov DKI Jakarta akan mulai melakukan razia kepada pengamen topeng monyet mulai pekan ini. Jokowi akan memberikan uang Rp 1 juta kepada pawang monyet sebagai uang kompensasi.

(YG)

Comment di sini