Terlalu Kecil, Pawang Monyet Tolak Ganti Rugi Rp 1 Juta

by
October 24th, 2013 at 11:13 am

Jakarta (CiriCara.com) – Mulai pekan ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merazia topeng monyet yang berkeliaran di Jakarta dengan mengganti uang monyet Rp. 1 juta kepada setiap pemilik monyet.

Topeng monyet di Jakarta dirazia

Topeng monyet di Jakarta dirazia / Ist.

Tujuan dari pemberian uang ganti rugi itu adalah agar para pawang topeng monyet berhenti mengeksploitasi binatang tersebut.

Pemberian uang ‘monyet’ ini rupanya tidak ditanggapi dengan baik oleh para pengusaha topeng monyet yang sering beroperasi di kawasan Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur.

Di wilayah yang sering disebut sebagai ‘Kampung Monyet’ itu pawang topeng monyet mengeluhkan rendahnya ganti rugi yang diberikan kepada setiap pawang topeng monyet.

Uang ganti rugi sebesar Rp. 1 juta tersebut dianggap sebagai bentuk penindasan terhadap rakyat kecil. Salah seorang pemilik monyet menilai bahwa saat ini harga monyet lebih dari Rp 1 juta sehingga pemerintah sudah seharusnya memberi ganti rugi lebih besar.

“Yah kalau satu juta gak terima lah, itu namanya menindas rakyat kecil. Harga monyet aja lebih dari satu juta. Belum uang ngurus monyetnya,” kata salah seorang pemilik monyet kepada sumber berita, Merdeka.com, Rabu, 23 Oktober 2013.

Menurutnya, untuk memiliki 10 ekor monyet, modal yang diperlukannya tidak sedikit, bahkan hampir mencapai Rp. 20 juta lebih. Pemilik bernama Ono itu bahkan harus rela berhutang untuk membeli monyet yang harga per ekornya bisa mencapai Rp. 3 juta.

Pemilik puluhan monyet tersebut mengaku mau meninggalkan bisnis topeng monyet jika Jokowi mau mengganti uang kerahiman sesuai dengan kerugian yang dideritanya. Ia khawatir dengan pelarangan bisnis topeng monyet ini, maka jumlah pengangguran akan bertambah.

Meski dilarang nantinya, Ono mengaku tidak akan berhenti dari bisnis topeng monyet yang menghidupinya karena ini adalah satu-satunya mata pencaharian yang ia miliki. Karena pelarangan topeng monyet hanya berlaku di Jakarta, pemilik topeng monyet itu mengaku akan pindah ke daerah lain seperti Bogor, Bekasi, Depok, dan sekitar Ibukota. (RN)

Comment di sini