Pengusaha Berani Gaji Buruh Rp 13 Juta, Tapi Ada Syaratnya

by
October 25th, 2013 at 11:23 am

Jakarta (CiriCara.com) – Menjelang pergantian tahun sejumlah buruh dari berbagai kawasan industri mulai kembali menggelar aksi unjuk rasa. Mereka menuntut upah minimum tahun 2014 naik menjadi Rp 3,7 juta untuk wilayah DKI Jakarta.

demo buruh 2013

Demo buruh tuntut kenaikan upah 2014 – Ist

Menanggapi aksi unjuk rasa itu, Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Tutum Rahanta pun akhirnya angkat bicara. Tutum mengatakan bahwa pengusaha ritel berani membayar gaji buruh seperti di Singapura.

“Buruh itu kalau mau minta gaji sama seperti di Singapura pun kami berani, di sana itu pekerjanya dibayar US$ 1.300 per bulan atau Rp 13 juta per bulan, kami bisa bayarnya,” kata Tutum, seperti dikutip dari detik.com, Jumat (25/10/2013).

Namun menurut Tutum, untuk bisa mendapatkan gaji tersebut ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, terutama dari pemerintah. Syarat tersebut adalah pemerintah Indonesia harus memberikan pelayanan dan fasilitas infrastruktur yang sama bagusnya seperti di Singapura.

“Di sana perizinannya mudah tidak seperti di Indonesia banyak dan lama cost tinggi, infrastruktur jalan bagus, tidak seperti saat ini contoh Pantura, kalau nggak mau Lebaran nggak diperbaiki,” jelas Tutum.

Baca juga: Buruh PLN Ancam Padamkan Listrik Jakarta.

Tutum juga menyebutkan bahwa fasilitas pelabuhan di Indonesia masih kurang dibanding pelabuhan di Singapura. Dia juga menyayangkan banyaknya pungutan liar (pungli) di sejumlah pelabuhan di Indonesia. “Di mana 15% dari ongkos distribusi adalah untuk bayar pungli,” ujarnya.

Menurut Tutum, kondisi jalan yang tidak baik juga akan mempengaruhi ongkos distribusi perusahaan. Di Indonesia ongkos distribusi itu bisa mencapai 17%, padahal menurut Tutum, di negara Asia seharusnya hanya 7 %.

“Kalau kualitas semua sama seperti Singapura, biaya produksi barang kami jauh lebih murah, ada efisiensi, produknya bisa bersaing dengan produk impor, jika itu terjadi bayar upah Rp 13 juta pun perbulan tidak jadi soal bagi pengusaha,” ujar Tutum, seperti dikutip dari detik.com.

(YG)

Comment di sini