Pemuda Korupsi, Ahok: Hukumannya Gantung di Monas

by
October 28th, 2013 at 11:29 am

Jakarta (CiriCara.com) – Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terlihat mengikuti upacara Sumpah Pemuda di IRTI Monas, Jakarta, Senin (28/10/2013). Gubernur DKI Jakarta Jokowi juga diketahui ikut hadir dalam upacara tersebut.

basuki ahok

Ahok – Ist

Pada hari Sumpah Pemuda ini, masyarakat Indonesia tentunya berharap agar tidak ada lagi pemuda yang terlibat dalam kasus korupsi. Pemuda diharapkan bisa menjadi generasi penerus yang bersih dan mampu memajukan Indonesia.

Terkait dengan maraknya kasus korupsi, Ahok menilainya sebagai dampak dari kurang tegasnya hukum di Indonesia. Ahok pun menyarankan agar pelaku korupsi dijatuhi hukuman gantung. Menurutnya, hukuman itu bisa membuat takut orang yang ingin melakukan korupsi.

“Ya nggak pernah ada saja hukumannya. Misal hukumannya digantung di Monas, takut orang,” kata Ahok usai mengikuti upacara Sumpah Pemuda, seperti dikutip dari Merdeka.com, Senin (28/10/2013).

Baca juga: Ahok Setuju Penerobos Busway Denda Rp 1 Juta.

Namun, Ahok lebih lanjut mengatakan bahwa hukuman untuk koruptor itu tidak harus hukuman mati. Menurutnya, ada sejumlah hukuman lain yang bisa menimbulkan efek jera untuk para pelaku korupsi.

Ahok pun mencontohkan, pemerintah bisa melakukan penyitaan terhadap seluruh harta para pelaku korupsi. Dengan demikian, para koruptor itu bisa merasakan hidup miskin. “Sita saja semua harta mereka,” tegas Ahok.

Seperti diketahui, hukuman gantung di Monas itu juga sempat dilontarkan oleh mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Saat ditanya soal isu keterkaitan korupsi Hambalang, Anas membantahnya dan mengaku siap digantung di Monas jika terbukti korupsi.

Terkait kasus Hambalang, hingga saat ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melakukan penyelidikan. Info terbaru menyebutkan bahwa KPK sudah menetapkan Andi Mallarangeng sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

(YG)

Comment di sini