Buruh Nginap di Balai Kota, Jokowi: Asal Jangan Minta Makan

by
October 29th, 2013 at 4:24 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Ratusan buruh yang berunjuk rasa di Balai Kota Jakarta mengancam akan menginap jika Gubernur DKI Jakarta Jokowi tidak mengesahkan upah minimum provinsi (UMP) jadi Rp 3,4 juta. Apa tanggapan Jokowi?

joko widodo

Jokowi – Ist

Ditanya soal ancaman para buruh itu, Jokowi mengaku tidak masalah. Pria bernama asli Joko Widodo itu justru membolehkan para buruh untuk menginap di Balai Kota asal tidak meminta hal yang aneh-aneh.

“Ya nginap nggak apa-apa. Asal jangan minta makan. Asal jangan minta kasur. Silakan menginap,” kata Jokowi di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Jakarta, seperti dikutip dari Tribunnews.com, Selasa (29/10/2013).

Mengenai tuntutan buruh soal UMP tahun 2014, Jokowi menjelaskan bahwa besaran UMP itu tergantung dari kesepakatan antara Apindo dan serikat buruh. Jokowi hanya bisa mengesahkan besaran UMP yang sudah ditentukan.

“Yang namanya UMP itu ditentukan atas dasar kesepakatan antara Apindo dan serikat pekerja di dalam dewan pengupahan yang dilihat adalah KHL-nya, kalau sudah mereka sepakat, masuk ke meja saya, saya tandatangani,” jelas Jokowi.

Seperti diketahui, sekitar ratusan buruh sudah berada di Balai Kota sejak pagi tadi. Mereka menuntut agar Jokowi menaikan UMP tahun 2014 jadi Rp 3,4 juta. Mereka juga menuntut agar Jokowi mau menemui mereka.

“Kalau Pak Jokowi tidak temui kami, maka kami akan menginap di sini,” teriak seorang orator dalam demonstrasi buruh. Baca juga: Ribuan Buruh Geruduk Kantor Jokowi Hari Ini.

Dewan Pengupahan DKI Jakarta sendiri sudah menetapkan besaran KHL sebesar Rp 2.299.860, pada 25 Oktober 2013 lalu. Namun, para buruh Jakarta tetap menuntut Rp 3,4 juta dengan penetapan KHL versi mereka sendiri.

(YG)

Comment di sini