11 Masalah Ketidaksuburan Pada Wanita

by
October 30th, 2013 at 9:06 am

CiriCara.com - Menurut statistik, biasanya 85% pasangan dalam waktu 1 hingga 1,5 tahun sudah memiliki momongan. Itu berarti ada 15% pasangan usia subur terkena masalah infertilitas atau ketidaksuburan. Saya salah satu di dalamnya.

Penyebab kemandulan

Penyebab kemandulan / Ist.

Membaca definisi “kemandulan”, sepertinya saya pernah mengalaminya. Berdasarkan buku Let’s Make Babies – Panduan Bagi Pasangan yang Ingin Cepat Memiliki Anak, kemandulan adalah jika seseorang tidak subur secara bedah (kesuburannya dibuktikan melalui pembedahan) dan mampu mengalami kehamilan kendati sudah melakukan hubungan suami istri tanpa alat KB setelah 1 tahun atau lebih.

Hm, saya tidak mungkin lupa, anak pertama kami lahir setelah usaha dan berkah 2 tahun setelah menikah. Kemudian 5 tahun berikut, tanpa kontrasepsi sama sekali barulah lahir anak kedua kami, juga melalui perjuangan panjang. Namun sungguh besar kuasa Allah, melalui cara alternatif Ia akhirnya mengamanahkan 3 buah hati kepada kami.

Baca juga: Infografis: 10 Bahan Makanan yang Menyebabkan Kemandulan

Berdasarkan buku itu, ada 11 penyebab ketidaksuburan pada perempuan yaitu:

1. Pelvic Inflammatory Disease (PID) atau penyakit radang panggul

PID yang merupakan penyebab utama ketidaksuburan di seluruh dunia ini sebenarnya adalah gabungan beberapa infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang menyerang organ reproduksi, usus buntu, dan bagian-bagian usus yang terdapat di wilayah sekitar tulang panggul.

Ada beberapa sebab terjadinya PID, yaitu: PMS (penyakit menular seksual), salah satunya adalah chlamydia trachomatis, TBC (tuberculosis) pada panggul, aborsi tak steril, gangguan pada usus buntu, virus herpes.

2. Endometriosis

5% kasus kemandulan disebabkan oleh endometriosis. Beberapa studi malah menunjukkan angkanya mencapai 30%. Endometriosis adalah sebuah kelainan yang muncul ketika bagian-bagian membran pelindung rahim (endometrial lining) bergerak ke atas leher rahim. Bukannya dibuang tubuh saat menstruasi tetapi membran ini malah tertanam di bagian lain panggul dan tumbuh menjadi endometrial implants yang semakin banyak dan membesar sesuai responnya terhadap perubahan hormonal setiap kali siklus haid. Pada akhirnya endometrial implants ini menyebabkan luka dan radang.

3. TORCH (Toksoplasma, Rubella, Cytomegalovirus, dan Herpes)

Toksoplasma adalah parasit yang biasa menumpang pada hewan peliharaan seperti kucing, anjing, dan burung. Rubella adalah infeksi menular pada organ kelamin yang ditandai dengan gejala gatal-gatal ringan. Cytomegalovirus adalah sekumpulan infeksi yang disebabkan virus sitomegallo. Herpes adalah infeksi pada daerah kelamin yang disebabkan oleh virus herpes simpleks. Kuman TORCH tak bisa dibunuh, hanya dapat  diturunkan keaktifannya. Untuk mengantisipasinya sebaiknya dilakukan uji TORCH.

4. Hypotalamic-Pituitary Disorders (Hypogonadotropic Hypogonadism)

Merupakan kelainan di bagian bawah otak (di hipotalamus). Hipotalamus ini bertanggung jawab atas berbagai keadaan tubuh termasuk suhu tubuh, rasa haus serta lapar, dan unsur penyeimbang tubuh lainnya yang terlibat terhadap kemampuan tidur dan emosional. Hal ini menyebabkan gangguan ovulasi, terjadi pada sekitar 33% kasus kemandulan.

Penyebab kondisi ini di antaranya: luka atau cedera pada hipotalamus atau otak bawah, gangguan kesehatan yang merusak keteraturan sistem tersebut (gagal ginjal, sirosis hati, dan tumor di otak bawah), olahraga berlebihan, dan anorexia nervosa.

5. Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS: sindroma indung telur multi kista)

Penyebabnya adalah berlebihannya produksi androgen (hormon kelaki-lakian), terutama testosteron pada tubuh perempuan. Diperkirakan ada 6% perempuan yang menderita PCOS. Penyebabnya tidak diketahui namun penemuan lain menunjukkan faktor genetika bisa jadi berperan.

6. Ovarian Cysts (kista di indung telur)

Kista (benjolan kecil berisi cairan) tumbuh di indung telur biasanya menghilang dengan sendirinya setelah 2 atau 3 siklus menstruasi dan tidak menimbulkan kemandulan. Namun jika tak menghilang dan setelah diobati pun tetap ada maka harus dioperasi untuk mengeluarkannya.

7. Premature Ovarian Failura (POF: menopause dini)

Ini terjadi karena menurunnya jumlah kelenjar sebelum usia 40 tahun. Kelainan ini menyerang hanya 1% perempuan. Penyebabnya tidak diketahui, ada yang menyebutnya sebagai penuaan dini. Mereka yang terkena hanya memiliki kesempatan 5% hingga 10% untuk melahirkan anak tanpa program kesuburan.

Penyebab kemandulan wanita

Penyebab kemandulan wanita / Ist.

Hal-hal yang menyebabkan menopause dini adalah kekurangan kalenjar tiroid pada otak bawah, dan kelenjar adrenalin, faktor genetis, perawatan penyakit kanker, otoimunitas yang disebabkan karena penyakit-penyakit yang bersifat mengeluarkan antibodi sehingga merusak fungsi-fungsi tubuh yang bermanfaat, sarcoidosis, mumps, PMS, TBC, dan epilepsi.

8. Luteal Phase Defect (kegagalan implantasi)

Adalah istilah umum untuk semua masalah yang terjadi di corpus luteum yang menyebabkan kurangnya produksi hormon progesteron. Ini mengakibatkan ovum tidak bisa menempel pada dinding rahim. Sekitar 25% – 60% perempuan yang mengalami keguguran sangat mungkin mengalami ini. Namun kasus ini bisa terjadi pada perempuan subur.

9. Tumor fibroid

Tumor fibroid jinak sering ditemukan pada perempuan berusia di atas 30 tahun. Dalam beberapa kasus dapat mengganggu kesuburan karena tumor tersebut menyebabkan penyimpangan pada bentuk lubang rahim. Tumor fibroid dapat menutup leher rahim atau mengubah posisi serviks sehingga sperma tidak dapat mencapai rahim.

10. Masalah Pascapembedahan

Luka jahitan pascapembedahan panggul dan abdomen ataupun infeksi dapat membatasi pergerakan indung telur dan leher rahim sehingga bisa berujung pada infertilitas. Bedah biasa lebih beresik daripada laparoskopi. Aborsi berkali-kali tergolong operasi, ini pun beresiko menyebabkan kemandulan.

11. Hal-hal lain yang menyebabkan kemandulan

Ectopic pregnancy (kehamilan yang terjadi di leher rahim), obat-obatan, radang perut, celic sprue atau penyakit coeliac, yaitu ketidakmampuan pencernaan untuk mencerna makanan yang mengandung gluten, pubertas yang terlambat dan amenorrhea (tidak terjadinya haid), penyakit cushing (gangguan di kelenjar bawah otak), HIV/AIDS, penyakit ginjal, diabetes, mutasi genetis pada LH (luitening hormone), dan sindrom Kallman.

Hmm benar-benar kompleks masalah ketidaksuburan pada perempuan. Tapi ini bukan berarti kemandulan hanya “milik” perempuan lho. Perempuan dan laki-laki sama-sama peluangnya dalam menyebabkan kesulitan melahirkan keturunan. Insya Allah setelah ini, akan saya paparkan masalah-masalah ketidaksuburan pada laki-laki berdasarkan buku Let’s Make Babies.

Baca jugaCiriCara: Ciri-ciri Wanita Mandul

Pasangan yang ingin memiliki anak sebaiknya sama-sama berkonsultasi ke ahlinya, jangan saling menyalahkan. Kalau didapatkan hasil adanya kemandulan pada salah satu pihak, sekali lagi jangan saling menyalahkan. Penyelesaian atas dasar cinta dan keyakinan kepada Allah insya Allah akan berbuah hasil. Tak ada yang tak mungkin bagi Allah, saya dan suami sudah membuktikan kebesaran-Nya.

Comment di sini