Buruh: Jokowi Bukan Gubernur Saya, Tapi Gubernur Monyet

by
November 6th, 2013 at 4:46 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Para buruh yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Balaikota Jakarta masih mendesak Gubernur DKI Jakarta Jokowi untuk menaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) jadi Rp 3,7 juta. Mereka pun menuding Jokowi lebih peduli terhadap monyet dibanding buruh.

demo buruh 2013

Demo buruh – Radar Online

“Pak Jokowi sudah bukan gubernur saya lagi, tapi gubernur monyet,” kata orator buruh sambil berteriak di halaman Balaikota Jakarta, seperti dikutip dari Kompas.com, Rabu (6/11/2013).

Baca juga: Jokowi Sahkan UMP Jakarta Rp 2,4 Juta.

Buruh menyampaikan bahwa mereka tidak membutuhkan pencitraan dari Jokowi. Mereka hanya ingin Jokowi dapat merealisasikan tuntutan kenaikan UMP sampai Rp 3,7 juta. Menurut buruh, UMP Rp 2,4 juta masih belum cukup.

“Kami nggak butuh pencitraan, kami cuma butuh angka untuk anak istri kami,” kata buruh.

Buruh pun mengancam akan memblokir seluruh akses jalan tol dan jalan di kawasan industri jika Jokowi tidak memenuhi tuntutan mereka. Sejumlah jalan raya di Jakarta juga akan ditutup oleh buruh jika UMP tetap Rp 2,4 juta.

“Jalan tol dan seluruh akses jalan raya akan kita lumpuhkan. Kami juga akan menutup semua akses kawasan industri,” ujar buruh.

Baca juga: UMP Naik Untuk Bayar Cicilan Ninja 250.

Aksi unjuk rasa yang diikuti oleh buruh dari berbagai serikat itu hingga saat ini masih terus berlanjut. Mereka masih terus menyuarakan aspirasinya melalui pengeras suara yang berada di sebuah mobil.

Buruh juga mengancam akan terus melakukan aksi unjuk rasa hingga tiga hari ke depan, Jumat (8/11/2013). “Kami akan terus bergerak sampai tuntutan dipenuhi,” teriak salah satu buruh yang ikut berunjuk rasa.

(YG)

Comment di sini