Dituding Belum Bayar Es Tebu, Ical: Itu Fitnah

by
November 6th, 2013 at 11:22 am

Jakarta (CiriCara.com) – Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB) dan rombongan dituding tidak membayar es tebu milik pedagang kaki lima (PKL) bernama Acit. Insiden tersebut terjadi saat ARB dan rombongan menghadiri pelantikan Wali Kota Jambi, Senin (4/11/2013).

aburizal bakrie 2013

Aburizal Bakrie – Ist

Terkait dengan tudingan tersebut, Wakil Sekjen Partai Golkar Lalu Mara Satria Wangsa mengatakan bahwa hal itu tidak benar. Menurutnya pemberitaan soal es tebu itu adalah upaya untuk mendiskreditkan ARB yang juga akrab disapa Ical itu.

“Itu tidak benar. Semakin tinggi pohon, ya angin semakin kencang,” ujar Lalu Mara, seperti dikutip dari Kompas.com, Rabu (6/11/2013).

Baca juga: Golkar Bangkrut? Ini Kata Aburizal Bakrie.

Meskipun telah difitnah, lanjut Lalu Mara, Ical tetap bersyukur karena bisa mendapatkan pahala dari orang yang memfitnahnya. Menurut sepengetahuan Lalu Mara, Ical tidak meminum es tebu saat mengunjungi Jambi.

“Beliau (Ical) nyebut alhamdulillah difitnah. Kan beliau dapat pahala,” kata Lalu Mara.

Sebelumnya, Ical dan rombongan diketahui makan sore di Rumah Makan Munir. Ica juga disebutkan sempat mencicipi es tebu yang dijual oleh Acit. Pasalnya, Acit saat itu tengah berjualan tepat di depan rumah makan.

Namun setelah acara makan bersama itu selesai, ternyata tidak ada yang membayar es tebu. Acit sempat menagih ke salah satu politisi Golkar namun hanya diberi uang Rp 50 ribu. Karena tidak sesuai dengan harga es tebu yang dijualnya, Acit pun menolak uang tersebut.

“Pesannya 90 gelas. Masa dibayar Rp 50 ribu. Ya, tidak sesuai,” kata Acit, seperti dikutip dari Kompas.com, Rabu (6/11/2013).

Setelah ramai diberitakan media massa, kemudian seorang yang tidak dikenal mendatangi Acit dan membayar Rp 360 ribu. Menurut Lalu Mara, Acit pun sudah meminta maaf dan berharap agar insiden es tebu itu tidak dibesar-besarkan.

“Saya minta maaf ke Pak ARB dan Golkar karena tidak menyangka jadi seperti ini,” kata Acit seperti diutarakan Lalu Mara.

(YG)

Comment di sini