Cara Mengenali Kadar Ketahanan Air pada Jam Tangan

by
November 15th, 2013 at 8:38 am

CiriCara.com – Penggunaan arloji pada era kejayaan telepon selular super canggih seperti sekarang sudah mengalami pergeseran fungsi. Arloji yang sebelumnya memiliki fungsi utama sebagai penunjuk waktu kini lebih berperan sebagai aksesoris atau perhiasan yang bernilai prestisius.

Jam  tangan anti air

Jam tangan anti air

Sejumlah merk arloji kelas dunia terus meluncurkan produk-produk andalan mereka yang dibandrol dengan harga tinggi karena memiliki sejumlah kelebihan, baik dari segi fitur, spesifikasi, maupun desain yang elegan dan eksklusif. Sebagian besar arloji yang diluncurkan oleh perusahaan jam kini sudah mendapat sertifikasi tahan air atau water resistant.

Namun, tahukah Anda bahwa ketahanan arloji terhadap air berbeda-beda? Tahukah Anda bahwa sebuah jam yang bertuliskan water resistant tidak semuanya bisa dibawa berenang?

Lalu apa makna dari tulisan 10M, 50M, dan 100M yang biasanya tercetak di bagian belakang arloji? Apa bedanya dengan satuan ATM atau Bar?

Berikut ini merupakan penjelasan selengkapnya:

 1. Satuan ATM, Bar, dan Meter (M)

Arloji yang hanya bertuliskan water resistant saja pada umumnya tidak bisa digunakan untuk berenang. Untuk menyatakan ketahanan suatu arloji terhadap air, ada beberapa satuan tekanan yang umum digunakan oleh perusahaan jam, yaitu Atmosfer (ATM), Bar, dan juga Meter (M). Satu ATM setara dengan 1,01325 Bar, atau kurang lebih sama dengan 10 meter. Apabila dibulatkan maka 1 ATM = 1 Bar = 10M. Ketiga jenis satuan inilah yang lazim kita lihat di bagian belakang arloji.

 2. Water Resistant 10M

Arloji dengan kualifikasi 10M biasanya hanya bertuliskan water resistant saja tanpa menyebutkan embel-embel 1 ATM atau 1 Bar. Kualifikasi ini merupakan yang terendah dan biasanya hanya tahan air untuk kegiatan sehari-hari,  misalnya terkena hujan atau percikan air. Arloji seperti ini tidak cocok digunakan pada saat berenang atau terkena air bertekanan, misalnya terkena semprotan air dari selang.

 3. Water Resistant 50M

Arloji yang memiliki kualifikasi 50M ketahanan terhadap airnya setingkat di atas arloji 10M. Selain tahan air untuk kegiatan sehari-hari, arloji ini juga dapat digunakan untuk berenang di kolam renang ataupun di perairan dangkal dan untuk pekerjaan yang berhubungan dengan air, misalnya kegiatan memancing.

 4. Water Resistant 100M

Bagi Anda yang gemar melakukan olahraga snorkeling atau menyelam di laut tanpa bantuan tabung oksigen, arloji dengan kualifikasi 100M dapat menjadi pilihan yang tepat. Arloji jenis ini tahan untuk kegiatan olahraga air yang bersifat rekreasi, namun kurang cocok untuk digunakan pada kondisi terpapar air bertekanan ekstra tinggi.

 5. Water Resistant 200M

Jam tangan anti air

Jam tangan anti air / Ist.

Arloji yang memiliki kualifikasi 200M ini dapat digunakan untuk segala macam aktivitas kelautan dan cukup tangguh untuk digunakan saat Anda mengendarai jet ski. Bagi Anda yang gemar menyelam cukup dalam namun tanpa menggunakan tabung (skin diving), arloji jenis ini dapat menjadi pilihan.

 6. Diver’s Watch

Arloji inilah yang umum digunakan oleh para penyelam untuk melakukan kegiatan scuba diving. Diver’s Watch sendiri masih dibagi ke dalam 2 jenis ketahanan air. Arloji dengan kualifikasi 200/300M hanya dapat digunakan untuk kegiatan menyelam yang masih menggunakan tabung oksigen.

Sedangkan arloji dengan tingkat ketahanan paling tinggi terhadap air adalah yang memiliki kualifikasi >300M. Arloji ini mampu bertahan untuk kegiatan penyelaman yang harus menggunakan tabung dengan campuran gas helium.

Baca jugaInilah Karakter Orang yang Suka Pakai Jam Tangan

Klasifikasi ketahanan air pada arloji ditentukan oleh masing-masing produsen jam. Karena tidak ada badan pemeriksa resmi yang menyatakan standar water resistant tiap arloji yang diproduksi. Sebagai konsumen kita wajib mengenal dengan baik produk arloji yang digunakan sesuai kebutuhan kita. (TZ)

Comment di sini