Farhat Abbas Terus Berkicau di Twitter

by
November 22nd, 2013 at 11:08 pm
Farhat abbas twitter

Kicauan-Kiacuan Farhat Abbas di Twitter

CiriCara.com – Tidak ada habisnya Farhat Abbas mengomentari tokoh-tokoh terkenal Indonesia. Setelah sebelumnya sempat mengkritisi dan mengomentari kinerja Gubernur Joko Widodo dan Wakil Gubernur Basuki Tjahja Purnama, kini giliran Walikota Bandung yang baru Ridwan Kamil dan pentolan Dewa 19, Ahmad Dhani.

Entah apa maksud Farhat Abbas yang selalu saja mengomentari tokoh-tokoh penting di Indonesia seperti politikus ataupun selebritis, Farhat selalu saja mengecam tindakan dan perilaku beberapa tokoh tersebut.

Bila sebelumnya Farhat tersandung kasus rasis yang menyinggung Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahok dan kemudian berefek domino menjadi masalah dengan tokoh religius Tionghoa, Anton Medan. Kali ini Farhat Abbas mengeluarkan kontroversi pedas terhadap Walikota Bandung Ridwan Kamil.

Terkait kebijakan Ridwan Kamil yang mencanangkan pemasangan WiFi di masjid serta penertiban anak jalanan yang dilakukan Pemkot Bandung, Farhat Abbas protes lewat Twitter pribadinya.

“Walikota Bandung! Jangan Ganggu Masjid! Jangan Usik Masjid! #AkuIndonesia”

“Mimpi Walikota meng WiFi kan masjid sebandung, mungkin terwujud, tapi pasti nantinya tetap tak berwujud,,, #biasaAja #akuindonesia”

“Gak kebayang deh dg wifi masuk mesjid sebandung gak jaga sendal & celengan, nambah jaga laptop deh,,,, awal laptop hilang, awas sandal lupa”

Itu beberapa tweet yang ditulis langsung oleh Farhat Abbas mengenai kebijakan Ridwan Kamil yang ingin memasang WiFi di setiap Masjid di Bandung. Dari gaya penulisannya, Farhat memang sengaja membuat panas para pembaca Twitternya. Dan mungkin itulah yang diinginkan oleh Farhat agar banyak yang membaca tiap tweet-nya.

Setelah dirasa puas mengomentari kebijakan Ridwan Kamil soal pemasangan WiFi di tiap masjid di Bandung dan respon yang masuk ke twitter-nya juga banyak, Farhat kembali mengkritisi kinerja Ridwan Kamil mengenai penertiban anak-anak jalanan.

“Penertiban anak jalanan oleh walikota bandung, salah kaprah, anak2 disekolahin dong, bukan dipekerjakan jd tukang sapu! #sapubersihkoruptor,” kicau Farhat melalui akun twitter @farhatabbaslaw.

Terkait kicauan Farhat mengenai kinerja dirinya, Ridwan Kamil langsung menyindir Farhat lewat akun pribadinya @ridwankamil, “Data? Hny pengemis dewasa.”

Dirasa sudah puas mengkritisi Ridwan Kamil, Farhat Abbas kembali “nyinyir” di twitter. Kali ini musisi Ahmad Dhani yang menjadi targetnya. Topik yang dibahas Farhat tidak jauh tentang kasus kecelakaan mobil yang melibatkan anak Ahmad Dhani, Dul.

Bermula dari ucapan anak-anak Ahmad Dhani di sebuah acara televisi yang mengatakan Farhat Abbas hanyalah seorang banci karena hanya berani berkicau di twitter dan kemudian disusul ucapan El, anak kedua Ahmad Dhani yang mentantang duel Farhat Abbas untuk bertinju di atas ring, Farhat Abbas merasa kesal dan dilampiaskan kekesalannya tersebut melalui akun twitter-nya.

“Anak dhani ( EL ) mau jadi petinju buat bantu bapaknya menuhin janji manisnya nyekolahin sampai S3 korban mobil terbang,yg ngaku bangkrut,” ujar @farhatabbaslaw membalas tantangan El.

“Anak2 dhani diajarkan tak benar sama bapak yg sok gaul, hingga makan korban 7 tewas !” @farhatabbaslaw kembali berkicau tidak lama setelah kicauan pertamanya.

“Anak dhani gak sadar2 jg! blm usai musibah mobilterbang,masih belagu, Pakai ngajak duel! Nabrak sombong, bangkrutpun sombong. #rajinBolos”, farhat Abbas kembali melanjutkan kicauannya.

Masih banyak sebetulnya sindiran-sindiran Farhat Abbas terhadap keluarga Ahmad Dhani. Menurut  pantauan, sampai detik ini Farhat Abbas masih saja membahas keluarga Ahmad Dhani di twitter-nya. Farhat Abbas seperti kebakaran jenggot ditantang duel tinju anak yang masih berumur belasan tahun.

Entah siapa lagi yang akan menjadi target Farhat Abbas untuk dikritisi di twitter pribadinya, tapi tujuan Farhat Abbas mengkritisi tokoh-tokoh yang sedang “booming” di media dipertanyakan banyak orang.

Banyak yang menjawab kalau Farhat Abbas hanya ingin mendompleng ketenaran dari para tokoh tersebut sehingga nama Farhat Abbas pun otomatis juga akan terangkat di media. Kritik dan sindirannya di twitter pun banyak yang tidak berarti dan hanya sebatas omong kosong.

Apapun alasannya Farhat Abbas berlaku seperti itu, peribahasa “Tong Kosong Nyaring Bunyinya” mungkin sangat pantas dialamatkan ke Farhat Abbas.

(AV)

 

Comment di sini