Dokter Mogok Kerja, DPR: Jangan Telantarkan Pasien

by
November 26th, 2013 at 4:11 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Dokter spesialis kadungan seluruh Indonesia berencana untuk melakukan aksi mogok kerja pada hari Rabu (27/11/2013). Aksi tersebut dilakukan sebagai wujud solidaritas terhadap dr Dewa Ayu Sasiary Prawani SpOG yang dituduh melakukan malpraktik.

anggota dpr cantik

Nova Riyanti Yusuf – Ist

Seluruh dokter yang melakukan aksi mogok kerja tidak akan menerima pasien selama aksi tersebut berlangsung. Mereka baru akan memberikan pelayanan seperti biasa setelah aksi mogok usai, Kamis (28/11/2013).

Wakil Ketua Komisi IX DPR Nova Riyanti Yusuf menganggap aksi mogok kerja para dokter itu sebagai hal yang wajar. Namun, Nova menegaskan bahwa para dokter itu tetap tidak boleh menelantarkan pasien, terutama yang masih menjalani rawat inap.

“Jangan sampai tidak diberikan pelayanan bagi para pasien rawat inap. Kalau pasien rawat jalan bisa kita pahami,” kata Nova di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, seperti dikutip dari Liputan6.com, Selasa (26/11/2013).

Menurut Nova, aksi mogok kerja itu merupakan bentuk protes dokter terhadap lembaga hukum yang dinilai tidak adil. Nova berharap agar lembaga terkait mau mendengarkan tuntutan para dokter supaya tidak ada lagi aksi mogok kerja.

“Semoga ada penangguhan eksekusi (dokter Ayu), jangan sampai ada mogok lagi kedepannya,” kata Nova.

Sebelumnya, tim dokter RS Dr Kandau, Manado, yang terdiri dari dr Ayu, dr Hendi Siagian, dan dr Hendry Simanjuntak dituding telah melakukan malpraktik terhadap korban bernama Julia Fransiska Makatey (25). Kejadian tersebut terjadi pada tahun 2010 silam.

Pada tahun 2011, dr Ayu dan rekannya sempat diputus tidak bersalah. Namun pada 8 November 2013, dr Ayu diputus bersalah oleh Mahkamah Agung dengan hukuman 10 bulan penjara. Saat ini dr Hendry juga sudah ditangkap, sementara dr Hendi masih belum diketahui keberadaannya. (YG)

Comment di sini