Warga Perbatasan Pakai Ringgit Malaysia di Indonesia

by
November 27th, 2013 at 12:51 pm

Nunukan (CiriCara.com) – Warga di perbatasan Kalimantan Utara (Kalut), Indonesia ternyata lebih suka menggunakan uang ringgit Malaysia untuk melakukan transaksi jual-beli. Uang ringgit itu banyak beredar di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

ringgit vs rupiah

Uang ringgit – Ist

Deputi Direktur Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia di Nunukan, Hernowo Kuntoaji membenarkan uang ringgit memang banyak beredar di Kabupaten Nunukan. Masyarakat di Pulau Sebatik dan Kecamatan Krayan yang berbatasan dengan Malaysia lebih sering menggunakan ringgit.

Menurut Hernowo, penggunaan uang ringgit itu bisa berdampak buruk pada kebijakan moneter. “Peredaran mata uang asing akan merugikan sistem keuangan di Indonesia,” kata Hernowo, Selasa (26/11/2013) kemarin.

Hernowo menjelaskan, maraknya penggunaan uang ringgit di Kabupaten Nunukan akan mempengaruhi nilai tukar rupiah terhadap mata uang Negeri Jiran tersebut. Untuk menekan peredaran ringgit, Bank Indonesia akan segera melakukan upaya persuasif.

Jika peredaran uang ringgit itu tidak dihentikan, maka nilai tukar rupiah dengan ringgit akan semakin rendah. Akibatnya, harga sejumlah barang di Kabupaten Nunukan akan melambung tinggi jika dibeli dengan uang rupiah.

rupiah“Pasti ada dampaknya kalau masyarakat tidak mau gunakan rupiah,” jelas Hernowo, seperti dikutip dari Republika.co.id, Rabu (27/11/2013).

Baca juga: Sebagian Bakso Indonesia Ternyata dari Malaysia.

Penggunaan uang ringgit itu diduga karena masyarakat Kabupaten Nunukan sering melakukan transaksi dengan Malaysia. Tak heran, kebanyakan warga di wilayah tersebut lebih suka menggunakan uang ringgit ketimbang rupiah. (YG)

Comment di sini