Rhoma Incar Jokowi Sebagai Cawapres, Ahok Tertawa

by
December 4th, 2013 at 1:20 pm

CiriCara.com - Keinginan pedangdut legendaris Rhoma Irama untuk mencalonkan diri menjadi Presiden di 2014 sepertinya bukan hanya gurauan belaka. Rhoma yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merasa dirinya pantas dan sudah siap duduk sebagai Presiden Republik Indonesia pada 2014 mendatang.

Rhoma Irama jadi Capres

Rhoma Irama jadi Capres / Kompas

Jauh sebelum pemilu 2014 semakin dekat, PKB sudah lama menjagokan Rhoma Irama untuk maju sebagai calon presiden (Capres) 2014. Tapi saat itu publik masih mengganggap kalau PKB hanya sedang membuat gurauan untuk mencairkan konflik yang sedang panas antara Rhoma Irama dengan Joko Widodo dan Basuki Tjahja Purnama.

Tapi semakin dekat Pemilu, rasanya PKB benar-benar serius untuk mengusung Rhoma Irama sebagai Capres 2014. Dan Rhoma Irama pun sepertinya serius untuk ikut bersaing menjadi Presiden di 2014 mendatang.

Dan bukti keseriusan pedangdut legendaris tersebut dibuktikan dengan niatnya yang ingin mengajak Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo menjadi pasangannya di pemilu tahun depan. Menurut Rhoma, dirinya dengan Jokowi adalah pasangan yang sangat ideal dan dicintai masyarakat.

“Dalam politik tidak ada yang tidak mungkin. Kalau Rhoma pasangan sama Jokowi sangat mungkin. Ini bisa jadi pasangan ideal. Saya rasa seperti itu,” ujar Rhoma dengan percaya diri seperti dikutip oleh Kompas.com, Rabu, 4 Desember 2013.

Rhoma melirik Jokowi karena dirinya selama ini melihat kalau Jokowi sangat merakyat dalam melaksanakan pekerjaannya. Dan dirinya yang merupakan pedangdut populer, juga banyak dicintai oleh rakyat. Rhoma mengatakan kalau dangdut merupakan musik yang merakyat, jadi semua segmen masyarakat pasti menyukai dangdut.

Walau belum secara resmi menjadikan Jokowi sebagai pasangan yang mendampinginya pada Pemilu mendatang, Rhoma merasa tidak mustahil untuk menggandeng Jokowi. Dan dia berharap Jokowi tidak menolak bila seandainya rakyat ingin Rhoma dan Jokowi memimpin negeri ini.

Dari calon presiden yang akan diusung PKB sendiri ada tiga nama yang sudah hampir pasti dipilih, yaitu mantan ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, mantan wakil Presiden Jusuf Kalla, dan Rhoma Irama.

Saat ditanya mengenai berita kalau Rhoma Irama ingin menjadikan Jokowi sebagai pasangannya pada pemili 2014, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama terkejut sekaligus tertawa. Dengan nada bercanda, Ahok menilai keduanya adalah pasangan yang ideal.

“Hah? Jokowi jadi wakil (presidennya) begitu? Cocok memang, ha-ha-ha,” kata Basuki di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (4/12/2013), seperti dikutip Kompas.com.

Ahok Wagub DKI Jakarta

Ahok Wagub DKI Jakarta / Antara

Masih sambil bercanda menanggapi isu hangat ini, Ahok juga sedang bersiap-siap mencari siapa Wakil Gubernur DKI Jakarta nanti. Karena jika Jokowi maju sebagai Capres, otomatis kursi Gubernur akan diisi oleh Ahok.

Ahok mengatakan kalau dirinya tidak mau kalah dengan pasangan Rhoma dan Jokowi. Dia tidak segan akan mencari Wakil Gubernur baru yang menyukai lagu khas Jawa.

“Ya, nanti saya mau cari yang jago keroncong. Kalau mereka (Jokowi-Rhoma) kan satunya (suka) rock, satunya dangdut, ha-ha-ha,” kata Basuki lagi.

Jika Ahok menanggapi berita tersebut dengan canda, beda halnya dengan Partai Demokrasi Perjuangan (PDI-P). PDI-P menanggapi dingin niat Rhoma Irama untuk menggaet Jokowi sebagai pasangan idealnya untuk maju di pemilu 2014.

PDI-P merasa masih sakit hati dengan perlakuan Rhoma Irama kepada Jokowi pada Pemilihan Gubernur tahun lalu. PDI-P membuka lembaran lama tentang Rhoma Irama yang dengan aura kebenciannya, menyebar isu SARA kepada masyarakat untuk menjatuhkan pasangan Jokowi-Ahok.

Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristyanto mengatakan kalau mereka tidak akan pernah melupakan perbuatan yang dilakukan Rhoma Irama terhadap Jokowi. Ketika itu Rhoma Irama menyerang pasangan Jokowi dan Ahok dengan membawa isu sensitif dan menghasut masyarakat Jakarta untuk tidak memilih Jokowi-Ahok.

Karena hal itulah Hasto yang mewakili PDI-P tidak akan pernah mempertimbangkan Jokowi akan bersanding dengan Rhoma Irama. Hasto juga menganggap kalau Rhoma hanya ingin mendompleng nama Jokowi agar masyarakat simpatik kepada pedangdut fenomenal tersebut.

(AV)

 

Comment di sini