Bantah Fitra, Ahok Perlihatkan Saldo Tabungannya

by
December 5th, 2013 at 2:35 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) menyebut Gubernur DKI Jakarta Jokowi dan Wagub Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menerima gaji operasional Rp 1,7 miliar setiap bulan. Benarkah demikian?

basuki ahok

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) – Ist

Ditanya soal tudingan Fitra tersebut, Ahok pun membantahnya. Menurut Ahok, sejak awal dia menjabat sebagai Wagub DKI Jakarta, dirinya baru mengumpulkan uang Rp 971 juta. Jadi tidak mungkin Ahok mendapat Rp 1,7 miliar per bulan.

“Kasih tahu Fitra, ini temuan Ahok. Ternyata selama Ahok kerja di sini, tabungannya sudah ada Rp 971 juta,” kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta kepada para wartawan yang mewawancarainya, Rabu (4/11/2013) kemarin.

Agar lebih meyakinkan, Ahok pun memperlihatkan buku tabungannya. Dalam data yang tertera di buku tabungan berwarna merah itu, tercatat tabungan Ahok Rp 971.487.547. Terakhir penerimaan uang terjadi pada 3 Desember 2013 dengan nilai Rp 3.570.000.

Menurut Ahok, semua honor termasuk gaji selama dia menjadi Wagub DKI masuk ke rekening tersebut. “Ini sudah dipotong pajak. Kalau ada honor jadi pembicara juga masuk (buku tabungan) sini,” kata mantan Bupati Belitung Timur itu.

Ahok juga mengatakan bahwa sebelumnya tabungannya itu berjumlah Rp 1 miliar lebih. Namun sudah diambil sebagian, uang tersebut digunakan Ahok untuk kepentingan keluarga seperti berlibur dan juga membayar uang sekolah ketiga anaknya.

ahok tabungan

Buku tabungan Ahok – Metrotvnews.com

Terkait dana anggaran operasional, Ahok menuturkan bahwa semua rinciannya sudah diungkap melalui situsnya, www.ahok.org. “Memang siapa pejabat yang pertama kali membuka anggaran operasional?” katanya.

Saat masih menjadi DPR, Ahok sendiri pernah mengusulkan agar Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi meresmikan aturan transparansi dana operasional. Dengan aturan tersebut, Ahok menilai, masyarakat tidak akan curiga lagi terhadap para pejabat di Indonesia.

Menurut Ahok, aturan keterbukaan terkait dana operasional itu juga bisa bermanfaat untuk menghindari adanya penyalahgunaan anggaran oleh pejabat negara. Pasalnya, saat ini banyak pejabat yang tidak bisa menjelaskan sumber kekayaannya ke masyarakat.

(YG)

Comment di sini