Kebakaran Hebat Muncul dari KRL vs Truk Tangki

by
December 9th, 2013 at 4:45 pm

Jakarta (CiriCara.com) - Commuter line atau yang biasa dikenal dengan KRL merupakan salah satu sarana transportasi massal. Di daerah khusus Ibukota Jakarta, KRL seakan menjadi pilihan yang tepat bagi anda yang malas berdesakan. Dengan sistem baru, KRL sudah jauh lebih maju dan nyaman.

krl vs truk tangki bintaro

KRL tabrakan dengan truk tangki – detik.com

Anda tidak perlu khawatir, jam operasionalnya sejak pagi buta hingga malam hari. Faktor keamanan tentu saja menjadi salat satu faktor utama mengapa banyak masyarakat yang menggunakan KRL. Namun, bukan berarti KRL tanpa cacat, beberapa kali terjadi kasus tabrakan dengan faktor yang beragam.

Seperti kejadiaan naas siang tadi, tepatnya di daerah Bintaro, Jakarta Selatan. KRL dengan jurusan Serpong-Tanah Abang terbakar sekitar pukul 11.13 WIB. Kereta tersebut menabrak Truk Tangki dengan nomor polisi B 9265 SHE yang mengangkut bahan bakar cair.

Akibatnya hantaman keras terhadap tangki membuat dentuman ledakan yang sangat keras, kereta terbakar parah. Kereta berhenti mendadak, para penumpang yang berada di dalam kereta sontak berteriak meminta pertolongan dan mereka saling berebut untuk menyelamatkan diri dengan cara memecahkan kaca kereta. Gerbong bagian depan kereta yang merupakan gerbong khusus wanita, anjlok. Disinyalir truk tangki tersebut menerobos palang pintu dan tidak disangka KRL melintas dengan kecepatan tinggi.

Kecelakaan ini menewaskan dua orang serta melukai puluhan korban dan hingga saat ini masih terus berdatangan. Salah satu korban tewas dengan kondisi terbakar parah merupakan masinis KRL tersebut sedangkan sisanya merupakan penumpang KRL yang diketahui bernama Ibu Rosa, 40 tahun. Para korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat di Bintaro.

Pihak kepolisian masih meyelidiki kasus ini, namun mereka menduga bahwa truk tangki melintasi perlintasan tanpa mengetahui bahwa dari arah berlawanan KRL sedang melaju dengan cepat.

Salah satu penumpang yang juga korban selamat dari kecelakaan tersebut menjelaskan bahwa kereta baru berjalan sekitar 10 menit dari stasiun Ulujami, Veronica menjelaskan bahwa, “Kereta tiba-tiba seperti mengerem dan berhenti mendadak lalu terdengar hentakan keras. Saya mengira itu bukan tabrakan.”

Ia yang juga penumpang di gerbong khusus wanita  (gerbong utama) sedang dalam posisi berdiri di dekat pintu. “Saya merasakan guncangan yang sangat keras. Saya juga sempat terinjak-injak oleh penumpang lain yang ingin menyelamatkan diri.”

Ia pun membeberkan bahwa saat kejadian para penumpang sangat panik dan berlarian keluar gerbong mencari pintu. Namun, pintu tak kunjung terbuka. Untungnya para warga sekitar berbondong-bondong membantu para korban dengan cara memecahkan kaca kereta.

kecelakaan kereta di bintaro

Kereta tabrakan dengan truk – Ist

“Kami panik karena di dalam tak bisa bernafas. Kami keluar dibantu oleh beberapa warga sekitar. Kereta yang terguling juga menimpa motor dan terbakar habis,” katanya

Seperti diberitakan oleh Metro TV, para penumpang yang menjadi korban tabrakan KRL vs Truk Tangki dilarikan ke sejumlah rumah sakit. Ada beberapa korban yang sempat ditampung di Masjid At-Taqwa, Bintaro, sebelum akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Vetersan, Rumah Sakit Pustat Pertamina, dan Rumah Sakit Sutoyo. “Para korban dibawa dengan 3 buah ambulans,” ujar Kapolsek Pesanggrahan, Komisaris Deddy Arnadi kepada sumber berita.

Hingga saat ini di lokasi kejadian masih terlihat asap hitam tebal akibar tabrakan siang hari tadi. Para petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran Provinsi DKI Jakarta masih terus berupaya memadamkan api yang membakar gerbong kereta dan truk tangki. 20 mobil dikerahkan namun api masih belum bisa sepenuhnya dijinakkan.

Menurut Dedi Arnadi, untuk memadamkan api tersebut memerlukan bahan kimia. Akibat dari adanya kecelakaan ini, sejumlah ruas jalan sempat mengalami kemacetan yang parah namun setelah dilakukan evakuasi arus lalu lintas untuk sementara ditutup.

 

 

Comment di sini