Kenapa KRL Tak Mengerem Darurat Saat Tabrak Truk Tangki?

by
December 12th, 2013 at 4:21 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Insiden tabrakan antara KRL 1131 jurusan Serpong-Tanah Abang dengan truk tangki BBM milik Pertamina memang menyisakan sejumlah pertanyaan. Kenapa KRL tidak mengerem darurat saat melihat ada truk tangki di tengah perlintasan?

krl vs truk tangki bintaro

KRL tabrakan dengan truk tangki – detik.com

Dirut KAI Ignasius Jonan mengatakan bahwa masinis KRL Serpong-Tanah Abang itu bisa saja melakukan pengereman darurat. Namun, menurut Jonan, pengereman darurat di jalur melengkung seperti di Bintaro, Jakarta Selatan itu memang sangat berisiko.

Jonan menjelaskan, pengereman darurat yang dilakukan di posisi jalur yang melengkung bisa mengakibatkan seluruh rangkaian gerbong terguling. “Kemungkinan seluruh rangkaian dapat terguling dan korban makin besar,” kata Jonan.

Pengereman darurat itu memang bisa menyelamatkan masinis dan juga teknisi yang berada di gerbong paling depan. Namun, Jonan menduga masinis sengaja tidak mengerem darurat agar penumpang yang ada di gerbong belakang bisa selamat.

Baca juga: Video Tabrakan KRL vs Truk Tangki di Bintaro.

Jonan pun mengatakan bahwa masinis, asisten masinis, dan juga teknisi bisa saja loncat dan membiarkan kereta meluncur dan menabrak truk tangki BBM.

“Tapi apa yang dilakukan? Mereka melakukan pengereman normal supaya seluruh rangkaian tidak terguling dan merelakan diri untuk tewas terbakar,” ujar Jonan, seperti dikutip dari detik.com, Kamis (12/12/2013).

Jonan menduga bahwa masinis, asisten, dan teknisi KRL 1131 sengaja tidak mengerem darurat demi menyelamatkan para penumpangnya. “Mereka telah mengurangi potensi kematian puluhan bahkan ratusan orang,” katanya.

Atas aksi heroik tersebut, Jonan pun menyebut mereka sebagai syuhada yang meninggal demi keselamatan orang banyak.

(YG)

Comment di sini