Ospek Maut ITN Malang, Mahasiswa Baru Jalan Kaki 1,5 Km

by
December 13th, 2013 at 3:37 pm

Malang (CiriCara.com) – Kasus ospek maut Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Jawa Timur yang menewaskan mahasiswa baru, Fikri Dolasmantya Surya, hingga saat ini masih terus diselidiki. Berkas kasus tersebut sudah dilimpahkan ke Polres Malang.

ospek maut itn malang

Demo kasus ospek maut ITN Malang – Tribunews.com

Kasubag Humas Polres Malang AKP Ni Nyoman mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Pantai Goa Cina, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. “Ada 8 titik olah TKP,” katanya.

Menurut Nyoman, saat ospek tersebut mahasiswa baru disuruh untuk jalan kaki. Mereka jalan kaki dengan rute yang cukup jauh. “Jalan kaki sejauh 1,5 kilometer,” kata Nyoman, seperti dikutip dari Inilah.com, Jumat (13/12/2013).

Baca juga: Korban Bully SMA Pindah Sekolah.

Berdasarkan keterangan dari panitia ospek, 114 mahasiswa baru jurusan Planologi itu dibagi menjadi 2 gelombang. Fikri masuk dalam gelombang kedua. Bersama dengan mahasiswa baru yang lainnya, Fikri disuruh jalan kaki.

“Saat berjalan kaki siang hari sebelum kejadian, Fikri mengalami kelelahan,” kata Nyoman.

Fikri sempat dibonceng motor oleh panitia ospek untuk mendapatkan perawatan. Namun saat berada di jalan menanjak, Fikri diturunkan karena sepeda motor tersebut tidak bisa melintas di jalur tersebut.

“Korban (Fikri) turun, jalan kaki. Sempat dibantu teman-temannya untuk menaiki tanjakan atau dikenal dengan sebutan bukit pisang,” kata Nyoman.

Tak berapa lama, Fikri kemudian jatuh dan pingsan. Saat dibawa ke Puskesmas Sitiarjo, Sumbermanjing Wetan untuk mendapat perawatan medis, nyawa Fikri sudah tidak bisa tertolong.

Meskipun tidak ada indikasi kekerasan, Fikri diduga meninggal karena ospek ITN Malang. Beberapa kejanggalan atas kematian Fikri semakin memperkuat dugaan adanya tindak pelecehan seksual dan juga kekerasan terhadap mahasiswa baru jurusan Planologi itu.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. Sekretaris Jurusan Planologi ITN Malang, Arief Setyawan pun sudah dicopot dari jabatannya karena dianggap telah lalai dalam mengawasi ospek.

(YG)

Comment di sini