Pengamat: Jokowi Tidak Manusiawi

by
December 13th, 2013 at 4:42 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan penertiban bangunan liar di Taman Burung Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (12/12/2013) kemarin. Namun, ada sejumlah warga yang menolak penggusuran tersebut.

jokowi

Jokowi – Ist

Pengamat tata kota dari Universitas Trisakti, Nirwana Jogja mengatakan, seharusnya penertiban itu dilakukan dengan rencana matang. Pemprov DKI Jakarta harus mendata semua warga ber-KTP DKI dan warga yang non-KTP DKI yang ada di Taman Burung, Pluit.

Baca juga: Ruhut Anggap Jokowi Telah Ingkar Janji.

Selain memikirkan tempat tinggal untuk warga ber-KTP DKI, Pemprov juga harus memikirkan nasib warga yang non-KTP DKI. Jika penggusuran tetap dilakukan tanpa adanya tempat tinggal pengganti, menurut Nirwana, Gubernur DKI Jakarta Jokowi pun bisa dianggap tidak manusiawi.

“Artinya, Gubernur (Jokowi) dikatakan tidak manusiawi,” katanya.

Nirwana pun menyarankan agar penggusuran ditunda sampai pembangunan rumah susun (rusun) siap. Dengan demikian, Pemprov pun mempunyai kesempatan lebih untuk memberikan sosialisasi kepada para warga.

“Kasih tenggat waktu saja, enam bulan misalnya. Sambil ngebut bangun rusun, mereka diberi sosialisasi sekaligus persiapan segi psikologis (untuk hidup di rusun),” kata Nirwana.

Sebanyak 150 bangunan yang dihuni 40 kepala keluarga di Taman Burung, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara sudah berhasil dibongkar Kamis kemarin. Satuan Polisi Pamong Praja pun ikut dikerahkan saat eksekusi bangunan liar tersebut dilakukan.

Sejumlah warga banyak yang menangis dan mengaku bingung akan tinggal di mana. Pasalnya, mereka tidak mendapatkan jatah tinggal di rusun karena selama ini mereka mengontrak.

(YG)

Comment di sini