Cara Kelola Keuangan Keluarga Secara Islami

by
December 18th, 2013 at 10:01 am

CiriCara.com – Hal pertama yang sering dilakukan saat pertama kali menerima gaji adalah berbelanja. Kebiasaan belanja setelah menerima gaji ini hampir dilakukan sebagian besar masyarakat di Indonesia. Apakah Anda termasuk salah satunya?

keuangan islami

Cara Mengelola Keuangan Keluarga Secara Islami – Ist

Belanja memang merupakan kegiatan yang menyenangkan. Karena terlalu senang, banyak orang yang tidak sadar telah menghabiskan separuh dari gaji yang diperoleh. Akibatnya, mereka harus berhutang untuk memenuhi kebutuhan lainnya.

Langsung membelanjakan gaji bukanlah cara mengelola keuangan yang tepat. Menurut Perencana Keuangan Keluarga, Ahmad Gozali, ada beberapa hal yang harus diprioritaskan sebelum membelanjakan gaji.

Berikut adalah cara mengelola keuangan keluarga secara Islami, seperti diungkapkan oleh Ahmad Gozali:

1. Zakat, infak, dan sedekah (ZIS)

Sebagai seorang Muslim, selain menyiapkan tabungan dunia, Anda juga harus menyiapkan tabungan untuk akhirat. Sisihkan sebagian uang dari gaji Anda untuk persiapan membayar zakat, memberikan infak, serta memberikan sedekah kepada orang yang kurang mampu.

Daripada semua gaji Anda habis dibelanjakan untuk barang yang tidak diperlukan, lebih baik sisakan untuk keperluan ZIS. Selain bisa lebih hemat dalam berbelanja, Anda juga bisa mendapatkan banyak pahala.

2. Membayar utang

Utang hukumnya wajib untuk dibayar. Jika telat membayar utang, maka orang yang bersangkutan harus membayar denda, bunga, dan bisa saja dia akan diteror debt collector. Jadi, sebelum menghabiskan gaji untuk berbelanja, sebaiknya lunasi dulu utang Anda.

3. Sisihkan gaji untuk menabung

Walaupun gaji yang didapat masih kecil, Anda tetap harus menyisihkan uang untuk menabung. Tabungan berkaitan dengan masa tua sehingga harus disisihkan telebih dahulu sebelum uang gaji dibagikan untuk pos belanja rumah tangga.

Jika ketiga pos tersebut sudah terpenuhi, barulah Anda boleh membelanjakan gaji untuk keperluan keluarga. Meskipun demikian, Anda tetap harus berhemat agar keuangan keluarga tidak jebol karena aktivitas belanja ini.

(YG)

Comment di sini