CES 2014: BMW Memamerkan Mobil Otonom Tanpa Supir

by
January 9th, 2014 at 11:00 am

CiriCara.com – BMW telah memamerkan teknologi mobil otonom terbarunya di Consumer Electronic Show (CES). CES adalah tradeshow global tentang teknologi terbaru dan elektronik konsumen yang berlangsung setiap tahunnya di bulan Januari di Las Vegas, Nevada. Saat ini, tradeshow CES 2014 sedang berlangsung sejak tanggal 7-10 Januari, 2014.

ces_international_2014

BMW memamerkan mobil otonom (yang bisa mengemudi sendiri) ini pada pameran CES 2014 ini. Mobil BMW 2-series Coupe dan 6-series Gran Coupe ini mampu meluncur dengan cepat dan mengontrol kemudi dengan sigap saat demo.

Kedua mobil otonom ini telah dilengkapi dengan 360-derajat sistem LIDAR (Laser Radar), radar, sensor ultrasonik dan kamera. Mobil ini jadi bisa mengetahui benda-benda yang sedang berada di sekitarnya dan membuat keputusaan mengemudi dengan baik. Selain BMW, perusahaan mobil Toyota pun juga telah memamerkan mobil otonomnya di CES ini.

Sewaktu demo sedang berlangsung, si pengemudi mengangkat kedua tangannya untuk menunjukkan kalau dia tidak memegang kendali, bisa terlihat pada foto di bawah ini:

Mobil BMW Otonom - CES 2014 Las Vegas

Saksikan video BMW M235i saat “drifting” pada CES 2014 demo:

Dengan adanya mobil berteknologi otonom tanpa supir, AS berharap dapat mengurangi jumlah kecelakaan mobil yang saat ini telah mencapai rata-rata 50.000 kematian jalan setiap tahunnya.

Studi pada tahun 2013 yang pernah dilakukan oleh Eno Center for Transportation menyatakan bahwa jika 10% saja dari semua mobil di jalan-jalan AS itu merupakan mobil otonom, tingkat kematian akan bisa berkurang sekitar 1.000 jiwa per tahunnya.

Saat ini, hanya negara bagian California, Florida dan Nevada saja yang memiliki lisensi kendaraan otonom yang bisa diuji di jalan umum mereka. Selama masa uji mereka, mobil otonom sudah bisa melewati 500.000 mil tanpa ada laporan kecelakaan maupun kegagalan. Kendaran otonom masih belum diperbolehkan beroperasi di Eropa, maupun Asia. Kelihatannya kita masih harus menunggu cukup lama sampai bisa menikmati kendaraan otonom di jalan-jalan Indonesia.

Comment di sini