Cara Mencegah Diare Setelah Banjir

by
January 13th, 2014 at 11:48 am

CiriCara.com – Di awal tahun 2014 ini banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk di DKI Jakarta. Sejumlah rumah milik warga terendam air dengan ketinggian mencapai 4 meter. Karenanya, Anda harus waspada!

sakit perut

Sakit Diare – Ist

Selain mewaspadai bencana banjir, Anda juga harus mewaspadai penyebaran penyakit yang disebarkan melalui air banjir, seperti diare. Bakteri penyebab diare ini sangat mudah menyerang manusia di saat banjir. Bagaimana caranya agar tidak terkena diare?

Baca juga: Waspada Penyakit Menular Saat Banjir!

Kebersihan tempat pengungsian yang tidak terjaga sering membuat pengungsi mudah terkena diare, khususnya anak-anak. Untuk itu, berikut ada beberapa cara untuk mencegah diare yang terjadi saat banjir:

1. Selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum makan. Setelah selesai buang air besar, Anda pun harus selalu mencuci tangan.
2. Selalu meminum air yang sudah direbus hingga mendidih. Hal ini bertujuan untuk membunuh bakteri penyebab diare agar tidak masuk ke dalam tubuh.
3. Bersihkan rumah dari sisa banjir. Gunakan cairan pembersih agar menghilangkan bakteri dan bau tidak sedap.
4. Selalu gunakan air bersih, baik saat mencuci pakaian maupun alat-alat makan.
5. Konsumsi banyak air atau oralit jika mengalami atau menemui tanda-tanda diare.

Cara membuat oralit sederhana:

Bahan:
- 200 ml atau 1 gelas belimbing air yang sudah matang
- 2 sendok teh gula pasir
- ½ sendok teh garam halus
- Campur semua bahan hingga larut lalu minumkan pada penderita diare

Ketentuan jumlah pemakaian oralit sesuai usia:

Usia Pemberian Setelah 3 Jam Diketahui Diare Pemberian Setelah BAB
Kurang dari 1 tahun 1 ½ gelas ½ gelas
1 – 4 tahun 3 gelas 1 gelas
5 – 12 tahun 6 gelas 1 ½ gelas
Dewasa 12 gelas 5 gelas

(YG)

Comment di sini