PPP dan PKB Rebutan Nama Besar Gus Dur

by
January 16th, 2014 at 12:59 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Belakangan ini dua partai politik (Parpol) berbasis Islam khusus Nahdlatul Ulama (NU), yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sama-sama mengklaim nama besar (Alm) KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

gus dur

Almarhum Gus Dur – Ist

Nama Gus Dur yang juga merupakan mantan Presiden RI ini masih menjadi polemik di antara PPP dan PKB. Masing-masing politisi dari kedua partai itu saling klaim nama Gus Dur di setiap aktivitas politiknya.

Anak almarhum Gus Dur, Yenny Wahid protes sebab PKB di bawah kendali Muhaimin Iskandar masih sering menggunakan nama ayahnya di setiap kampanyenya. Padahal, dulu Muhaimin lah yang menumbangkan Gus Dur dari PKB.

Baca juga: Jokowi Dapat Hadiah Peci Warisan Gus Dur.

Sementara itu, PPP juga diketahui telah mendekati keluarga Gus Dur. Bahkan, PPP juga sempat mengundang keluarga Gus Dur untuk memperingati Haul Gus Dur di kantor PPP di Jakarta.

Melihat hal itu, Pengamat Politik M. Qodari mengatakan wajar jika PPP dan PKB rebutan nama besar Gus Dur. Menurutnya, tokoh Gus Dur ini sangat berpengaruh untuk mendapat simpati dari masyarakat, khususnya warga NU.

“Sebab masyarakat kita salah satu alasan memilih partai adalah tokoh. Kemudian di kalangan NU memang tokoh paling dikenal dihormati adalah Gus Dur,” kata Qodari, seperti dikutip dari Tribunnews.com, Kamis (16/1/2014).

Qodari menjelaskan bahwa selama ini kekuatan dukungan pada PKB ada pada nama besar Gus Dur. Jadi wajar saja jika PKB tidak ingin kehilangan nama besar Gus Dur dalam keperluan politiknya.

“Kita melihat di tahun 2004 dan tahun 2009 suara PKB hilang separuhnya ketika Gus Dur tidak nyatakan diri lagi bagian dari PKB,” jelas Qodari.

Lebih lanjut, menurut Qodari, di kubu PPP sendiri nama besar Gus Dur diyakini akan mampu mendongkrak dukungan untuk partai pimpinan Suryadharma Ali itu. “Itu bisa efektif tergantung bagaimana PPP asosiasikan nama partainya dengan Gus Dur,” ujarnya.

(YG)

Comment di sini