Pemilu 2014, Sarana Demokrasi Rakyat

by
January 21st, 2014 at 4:33 pm

CiriCara.com – Pada 9 April 2014 mendatang, pesta demokrasi Indonesia akan dilakukan. Kenapa? Karena di tanggal tersebut rakyat Indonesia akan menggunakan hak pilihnya melalui Pemilihan Umum (Pemilu). Pemilu dianggap penting dilaksanakan karena merupakan media untuk menyuarakan keinginan rakyat dalam negara demokrasi.

Pemilu 2014 / Ist.

Pemilu 2014 / Ist.

Di tahun 1999, telah diadakan pemilu pertama oleh pemerintahan reformasi, setelah rejim Soeharto tumbang di tahun 1998. Pada masa tersebut banyak partai politik (Parpol) baru yang muncul. Parpol-parpol tersebut merasa saat itulah mereka bisa menyuarakan kepentingan rakyat setelah sekian lama rakyat terbelenggu dalam kebisuan.

Tapi kenyataannya, rakyat malahan kebingungan untuk memilih parpol mana yang dianggap mampu mewakili kepentingan dan kebutuhan rakyat. Akhirnya rakyat hanya memilih berdasarkan suka dan tidak suka pada sosok partai.

Kemudian di tahun 2004 dan 2009, rakyat, pemilu kembali diadakan. Kali ini rakyat berharap akan lebih terwakili suara dan kepentingannya, dikarenakan adanya pembaharuan terhadap undang-undang pemilu. Pemilu di kedua tahun dinilai lebih langsung, bebas, jujur dan rahasia.

Dan mulai di pemilu 2009 rakyat dapat memilih anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), lembaga yang disebut-sebut sebagai pengganti Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), sebagai perbedaannya dengan pemilu sebelumnya.

Pada pemilu 2014 nanti, rakyat pun dapat langsung memilih anggota DPD, DPR dan DPRD dengan syarat-syarat yang tidak jauh berbeda dari pemilu lalu. Baik dalam pemilihan anggota DPD maupun DPR dan DPRD kontestan berasal dari partai politik yang memenuhi syarat untuk mengikuti pemilu.

Sebelum pemilu dilaksanakan, tentunya akan dilakukan kampanye terbuka oleh partai ataupun calon anggota DPD, DPR dan DPRD, jadi para pemilih mengenai calon anggota dan program-programnya. Nah, kampanye yang baik itu tentunya kampanye yang tidak diluar jadwal resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), yaitu mulai Maret sampai dengan 5 April 2014.

Sementara yang kita lihat sekarang ini banyak partai dan calon anggota telah melakukan kampanye baik di media publik seperti TV maupun selebaran dan spanduk di jalan, yang sebetulnya belum boleh dilakukan secara besar-besaran. Kampanye hanya boleh dilakukan di rumah si calon dan rumah lain yang diijinkan misalnya. Makanya, saat ini KPU dibantu dengan satgas pol PP sering terlihat membersihkan alat-alat kampanye yang dipasang di jalan.

Sedangkan untuk tata cara pelaksanaan Pemilu, tidak jauh berbeda dengan pemilu sebelumnya. Pertama kita datang membawa kartu pemilih yang biasanya dibagikan oleh aparat setempat beberapa hari sebelum hari pelaksanaan. Dengan membawa kartu pemilih kita melaporkan pada petugas pendaftaran di TPS yang sudah ditentukan di dalam kartu pemilih. Kita memberikan kartu pemilih dan menunggu panggilan sesuai dengan kedatangan.

Pemilu 9 April 2014

Pemilu 9 April 2014 / Ist.

Setelah kita dipanggil, kita pun diberikan kartu suara yang masih tertutup rapat dan masuk ke bilik-bilik atau ruangan TPS untuk mencoblos. Nah, kita bisa mencoblos di gambar partainya dan gambar calon anggota DPD, DPR dan DPRD yang kita pilih dengan paku yang sudah tersedia.

Setelah di coblos kartu suaranya, kita lipat kembali dan kita masukkan ke kotak suara yang sudah disediakan panitia pemilu.  Terakhir kita mencelupkan satu jari kita, terserah yang mana, tapi biasanya kelingking atau telunjuk sebagai tanda sudah memilih dan menggunakan hak suara kita. Mudah kan?

Oh ya, suara kita dianggap sah apabila kita mencoblos hanya satu pilihan, tidak mencoblos semua gambar partai dan gambar calon anggota DPD, DPR dan DPRD. Kalau kita mencoblos semuanya, kita dianggap golput atau tidak memilih.

Satu hal yang penting dalam Pemilu 2014 besok, pilihlah calon dan parpol yang memang kita anggap dapat mewakili kepentingan kita dan sesuai dengan kebutuhan kita. Jangan hanya karena figur atau sosok tertentu kemudian kita jadi asal pilih atau belum yakin, bahwa partai atau calon yang kita pilih itu dapat mewakili kepentingan dan suara kita. Yuk, ikut meriahkan pesta demokrasi di pemilu 2014.

 

Comment di sini