7 Cara Mempersiapkan Diri Menjadi Orang Tua

by
January 30th, 2014 at 4:59 pm

CiriCara.com – Memiliki buah hati tentulah menjadi dambaan bagi setiap pasangan suami istri di muka bumi. Kehadiran buah hati menjadi pengikat perkawinan diantara pasangan suami istri. Tentu belum lengkap rasanya bagi suatu keluarga bila tanpa kehadiran si buah hati.

Tawa yang lucu, pandangan mata yang menggemaskan serta suara tangisannnya yang membuat renyah suasana, pastinya menjadi keinginan kuat bagi setiap pasangan dalam berumah tangga. Untuk mendapatkan si buah hati tentunya perlu kerja sama yang baik antara suami istri baik saat kehamilan maupun saat setelah kelahiran.

Banyak hal-hal yang harus dipersiapkan baik itu materiil maupun moril. Sang suami pun harus menjadi suami siaga apalagi pada saat-saat genting menjelang kelahiran.

Ada hal-hal yang harus diperhatikan bagi Anda khususnya pasangan suami istri yang mendambakan serta menunggu kelahiran sang buah hati. Kita pun pastinya tidak menginginkan hal-hal terburuk baik saat dalam kandungan maupun menjelang kelahiran. Tujuannya agar si bayi lahir selamat, sehat, dan tentunya Ibunya juga selamat serta sehat.

1. Siapkan mental untuk menjadi orang tua

Cara mempersiapkan diri menjadi orang tua/ Ist.

Cara mempersiapkan diri menjadi orang tua/ Ist.

Hal ini penting agar setiap pasangan menjadi siap secara mental untuk menjadi orang tua dengan segala resikonya. Pastinya menjadi orang tua akan penuh perjuangan dan pengabdian lahir dan batin demi tumbuh kembangnya si buah hati agar menjadi generasi bangsa yang baik.

2.Siapkan kebutuhan anak hingga dewasa

Mengajari anak-anak bersosialisasi /

Ist.

Menanti kehadiran si buah hati tentunya harus dipersiapkan yaitu segala kebutuhannya baik sejak dalam kandungan maupun setelah dia lahir ke dunia. Perawatan saat dia ada dalam kandungan berupa pemberian nutrisi yang cukup juga pendidikan sejak dini melalui terapi musik klasik dan kegiatan beribadah agar sang anak kelak lahir sehat, cerdas namun juga agamais sesuai harapan kedua orang tuanya.

3.Siapkan kebutuhan mendesak untuk bayi

Mainan khusus bayi

Ist.

Siapkan peralatan untuk kebutuhan si kecil menjelang kelahiran seperti baju bayi, popok, peralatan khusus mandi bayi, mainan dan lain sebagainya termasuk box tidur si bayi. Alangkah baiknya segala kebutuhan bayi ini dipersiapkan step by step, bisa mulai dari popok, dan lain-lain namun harus disesuaikan kondisi keuangan orang tuanya.

4. Awasi tumbuh kembang anak

Manfaat ASI

Tumbuh kembang anak / Ist.

Pada saat bayi lahir, bukan hanya Sang Ibu harus siaga namun juga Suami dan anggota keluarga lainnya harus berperan serta membantu dan mengawasi tumbuh kembangnya sang buah hati. Terutama orang tua, bagaimana pun memiliki pengalaman berharga dalam merawat dan membesarkan anak-anak mulai dari bayi hingga dewasa. Jalinlah hubungan yang baik diantara kedua belah pihak, baik dari pihak suami maupun istri.

5. Beri ASI Eksklusif

Ist

Ist

Untuk para Ibu yang bekerja, pengasuhan bayi bisa diserahkan baik pada pihak keluarga yang terpercaya maupun pihak lainnya seperti babysitter yang dianggap mampu untuk menjaga dan merawat sang Bayi. Tapi perlu diingat, harus diusahakan pemberian ASI ekslusif bagi bayi yang berusia antara 0-6 bulan.

6.Perhatikan kebutuhan medis bayi

Ist

Ist

Karena si kecil masih dalam pertumbuhan yang rentan dengan berbagai penyakit, siapkan slalu obat-obatan buat si kecil, seperti obat demam, obat sakit perut sesuai dengan anjuran dokter. Hal ini diperlukan pada saat kondisi darurat, sehingga orang tua tidak kelabakan atau panik saat memberi pertolongan pertama pada bayi/anak yang sakit

7. Awasi dan jaga anak Anda

tips keluarga, makanan tepat untuk bayi berusia 6-12 bulan, bayi, makanan bayi, 6 jenis makanan bayi

Ist

Masa anak-anak adalah masa keemasan dalam kehidupan sang anak oleh karena itu orang tua harus senantiasa menjaga, mengawasi dan mendidik anak-anak sejak dari dini agar kelak hidupnya berguna. Orang tua terutama Sang Ibu harus meluangkan waktu yang lebih untuk memberi perhatian pada anak-anaknya. Anak yang sehat, cerdas namun juga agamis adalah dambaan setiap orang tua.

Indahnya memiliki keluarga yang bahagia tentunya membutuhkan kerjasama yang sinergis antara anggota keluarga. Sedari dari awal, tanaman niat dan pola berkeluarga agar terbentuk keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera. Jadi bagi siapa pun yang siap berkeluarga, tidak usah ragu untuk memulainya. Semoga tips ini berguna dan bisa membantu baggi calon orang tua

Comment di sini