Imlek 2014: Serba Serbi Perayaan Tahun Baru Imlek

by
January 30th, 2014 at 4:31 pm

CiriCara.com – Esok hari, 31 Januari 2014, warga Tionghoa di seluruh dunia akan merayajan Tahun Baru China atau yang lebih kita kenal dengan perayaan Imlek yang ke 2565.

Imlek sendiri dalam bahasa Hokkian berarti Kalender Bulan atau Kalender Tionghoa. Kalender ini merupakan kalender yang menggabungkan kalender bulan dan kalender matahari. Sampai saat ini kalende ini masih digunakan untuk memilih hari yang paling menguntungkan untuk pernikahan dan usaha.

Belum diketahui secara pasti kapan persisnya Imlek pertama kali dimulai. Menurut perkiraan yang beredar, Imlek dimulai sekitar tahun 2700 SM. Sementara di Indonesia, Imlek sudah dirayakan sejak bangsa Tionghoa datang ke Nusantara pada pertengahan abad ke-19 Masehi.

Imlek lekat dengan beberapa tradisi dan pernak-pernik yang juga dikenal oleh suku bangsa lain di Indonesia dan juga dunia. Apa saja? Mari kita simak penjelasan berikut:

1. Angpao

Angpao / Ist.

Angpao / Ist.

Imlek selalu identik dengan angpao. Angpao adalah uang yang dibungkus dengan kertas merah lalu biasanya diberikan kepada orang lain. Angpao sebenarnya tidak hanya ada saat Imlek saja melainkan juga ada pada perayaan dan upacara lainnya seperti pernikahan. Angpao biasanya diberikan oleh orang-orang yang sudah menikah kepada orang-orang yang belum menikah.

2. Lentera

Lentera Imlek / Ist.

Lentera Imlek / Ist.

Lentera merah sangat mudah kita temui saat perayaan Imlek. Biasanya lentera ini akan digantung di depan berbagai bangunan termasuk rumah, kantor, toko, bahkan jalanan umum.

Menurut tradisi, lentera berarti lambang penyelematan. Sejarah Tionghoa menceritakan bahwa lentera dianggap sebagai lambang keselamatan karena pada saat wilayah Tionghoa dilanda bencana banjir yang besar, mereka diselamatkan oleh orang-orang yang menaiki rakit dan menggunakan lentera.

3. Dewa penjaga

Dewa penjaga / Ist.

Dewa penjaga / Ist.

Selain lentera, di dekat pintu masuk rumah warga Tionghoa terdapat gambar dewa penjaga. Mereka adalah Jenderal Qin dan Yuchi yang melindungi rumah dan penghuninya dari serangan jahat.

4. Kue keranjang

Kue kerangjang / Ist.

Kue kerangjang / Ist.

Kue keranjang terbuat dari tepung ketan serta dan disajikan saat Imlek tiba. Biasanya kue keranjang akan disantap sebelum menyantap nasi sebagai harapan agar pekerjaannya di tahun baru nanti bisa selalu beruntung.

5. Jeruk lokam

Jeruk lokam / Ist.

Jeruk lokam / Ist.

Jeruk lokam juga merupakan salah satu makanan yang akan mudah kita temui saat Imlek tiba. Jeruk dalam bahasa Mandari disebut dengan ‘chi zhe‘. Chi berarti rezeki dan zhe berarti rezeki. Maka dari itu, buah ini diyakini sebagai buah pembawa rezeki.

6. Aksesoris dan baju warna merah

Baju imlek / Ist.

Baju imlek / Ist.

Merah adalah warna yang paling dominan saat Imlek tiba. Berdasarkan sejarah Tionghoa, pada zaman dahulu ada monster yang menyerang desa lalu mendadak lari ketakutan karena melihat anak kecil memakai baju warna merah.

7. Barongsai

Barongsai / Antara

Barongsai / Antara

Barongsai awalnya dimulai pada tahun 420-589 Masehi saat dinasti Nan Bei berkuasa. Saat itu, pasukan raja Song Wen Di tidak bisa menghadapi serangan pasukan Raja Fan Yang dari negeri Lin Yi. Untuk mengusirnya, seorang panglima bernama Zhong Que membuat tiruan boneka singa untuk mengusir Raja Fan.

Itulah ketujuh aksesori umum beserta artinya yang kita jumpai menjelang dan saat perayaan Imlek. Untuk Anda pembaca CiriCara.com yang merayakan Imlek. Gong Xi Fa Cai!

Comment di sini