Kontroversi KRI Usman Harun Dilarang ke Perairan Singapura

by
February 11th, 2014 at 3:28 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Pelarangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Usman Harun masuk ke perairan Singapura, kini jadi pembicaraan publik. Banyak yang menilai bahwa Singapura telah menunjukkan sikap tidak hormat terhadap pahlawan Indonesia.

kapal perang indonesia

Kapal Perang TNI AL melakukan patroli – Ist

Singapura sudah mengeluarkan kebijakan melarang KRI Usman Harun masuk ke teritorial perairannya. Alasannya, nama “Usman Harun” pada KRI itu akan membuka luka lama dari keluarga korban pengeboman di zaman Orde Lama.

Seperti diketahui, Usman dan Harun adalah 2 pahlawan Republik Indonesia (RI) yang melakukan misi pengeboman di Singapura di MacDonald pada 1965. Saat itu, hubungan RI dengan Singapura (yang masih menjadi bagian Malaysia) tengah berseteru.

Baca juga: Ternyata Australia Sadap Indonesia.

Melihat sejarah tersebut, mantan koresponden media Singapura Straits Times, David Boey berpendapat, keputusan Indonesia memberikan nama KRI dengan Usman Harun akan menjadi duri dalam daging hubungan RI dan Singapura.

Boey pun meminta AL Republik Singapura (RSN) sebaiknya secara sopan menolak semua latihan militer dengan KRI Usman Harun. Bahkan, Komandan RSN pun diharapkan untuk tidak melakukan kunjungan kerhormatan ke dek kapal tersebut.

Selain Boey, dua Menteri Singapura yang berlatar belakang militer juga ikut mengungkapkan kekecewaannya. Mereka menilai sikap Indonesia yang tetap mempertahankan nama KRI Usman Harun sebagai rasa tidak hormat, tak berperasaan, dan ketidakpekaan.

foto pahlawan

Pahlawan RI, Usman dan Harun – VIVAnews/Topamour

Sementara itu, Menteri Pertahanan RI Purnomo Yusgiantoro memastikan KRI Usman Harun hanya akan digunakan di perairan Indonesia. Pasalnya, kapal perang tersebut memang dipesan khusus untuk memperkuat pertahanan Indonesia.

“KRI Usman Harun hanya akan berlayar di teritori Indonesia,” katanya.

Sekadar info, Indonesia rencananya akan membeli tiga unit kapal perang jenis fregat buatan Inggris. Ketiga kapal perang tersebut diberinama KRI Usman Harun, KRI Bung Tomo, dan KRI John Lie. Rencananya, ketiga KRI itu akan tiba di Indonesia pada Juni 2014.

(YG)

Comment di sini