Cara Mencegah Bahaya Hujan Abu Vulkanik

by
February 14th, 2014 at 10:59 am

CiriCara.com – Hujan abu vulkanik yang terjadi saat gunung berapi meletus ternyata bisa membahayakan kesehatan. Keluhan pada mata, hidung, kulit, dan gejala sakit pada tenggorokan bisa terjadi akibat abu vulkanik yang terhirup.

hujan abu vulkanik gunung berapi

Hujan abu vulkanik letusan gunung – Antara

Hujan abu vulkanik umumnya terdiri dari partikel yang bentuknya tidak teratur, tajam, dan bergerigi. Karena bentuknya yang tidak teratur itu, abu vulkanik ini akan sangat berbahaya apabila sampai terhirup ke dalam tubuh.

Baca juga: Gunung Kelud di Jawa Timur Meletus.

Keluhan akibat abu vulkanik ini ada yang terjadi dalam jangka pendek dan ada juga yang terasa setelah beberapa lama. Bagi orang yang menderita bronkhitis, emfisema, dan asma, usahakan untuk melakukan tindakan pencegahan dengan segera.

Berikut ada beberapa cara untuk mencegah bahaya abu vulkanik:

- Segera mengungsi atau pindah ke tempat yang lebih bersih dari abu vulkanik. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan paparan debu. Usahakan juga untuk tidak melakukan aktivitas berat yang bisa memicu sesak napas.

- Gunakan makser wajah untuk mengurangi paparan partikel abu, terutama saat akan keluar rumah. Masker ini berguna untuk menyaring udara agar bersih dari partikel abu. Selalu ganti yang baru jika masker sudah rusak atau pun kotor.

- Jika tidak ada masker, Anda bisa menggunakan kain lain. Misalnya, sapu tangan, pakaian, atau selendang yang kiranya bisa dijadikan alat penyaring udara. Agar lebih efektif, Anda boleh membasahi kain dengan menggunakan air.

- Gunakan baju lengan panjang dan celana panjang ketika akan berpergian atau membersihkan abu vulkanik. Pakai juga kacamata untuk mencegah iritasi pada mata.

- Jangan sembarangan minum air. Pastikan air yang akan Anda minum itu bersih dari paparan abu vulkanik.

abu vulkanik

Abu vulkanik di Boyolali, Jawa Tengah akibat letusan Gunung Merapi – Republika.co.id

- Segera hubungi dokter jika mengalami luka bakar, cedera, atau pingsan karena menghirup abu vulkanik atau gas dari letusan gunung berapi. Pasalnya, luka bakar akibat abu vulkanik ini umumnya lebih dalam dan bisa mencapai otot yang bisa memicu kematian.

- Sedia obat-obatan. Bagi penderita asma maupun gangguan pernapasan lainnya diharapkan untuk mempunyai persediaan obat-obatan untuk pertolongan pertama.

Bagi Anda yang tinggal di sekitar gunung berapi diharapkan untuk waspada dan tahu cara melindungi diri. Semoga informasi di atas bisa bermanfaat untuk Anda.

(YG)

Comment di sini