Kisah Nyata Cinta Sejati Suami Istri Hingga Akhir Hayat

by
February 25th, 2014 at 2:44 pm

CiriCara.com – Apakah cinta sejati itu benar-benar ada atau hanya berupa dongeng semasa kecil saja? Jika Anda termasuk salah seorang yang bertanya-tanya dalam benak Anda mengenai cinta sejati, Anda perlu menyimak cerita yang satu ini.

Cinta sejati telah dibuktikan oleh pasangan suami istri, Ed dan Floreen Hale. Kedua pasutri yang sudah menikah selama 60 tahun ini hidup bersama dalam kurun waktu yang lama. Dan pada akhirnyapun mereka meninggal bersama sambil bergandengan tangan.

Ed dan Floreen saling bergandengan tangan / Daily Mail

Ed dan Floreen saling bergandengan tangan / Daily Mail

Ed (83) mengalami gagal ginjal hingga ajal menjemputnya. Sementara istrinya, Floreen (82) menderita penyakit jantung pada 4 Februari 2014 yang akhirnya juga merenggut nyawanya. Floreen diketahui meninggal lebih dulu sebelum Ed, sang suami, menyusulnya.

Kedua pasangan ini awalnya menjalani perawatan di rumah sakit yang berbeda. Namun atas permintaan keluarga, keduanya disatukan di satu tempat agar sang kedua pasutri ini bisa merasa tenang.

Kisah cinta Ed dan Floreen dimulai pada 60 tahun lalu. Keduanya bertemu dalam sebuah pesta. Saat itu, Ed berprofesi sebagai seorah insiyur mesin. Ia jatuh cinta pada sosok Floreen hingga akhirnya pria ini berniat melamarnya.

Ed dan Floreen saat masih muda / Daily Mail

Ed dan Floreen saat masih muda / Daily Mail

Awal perjalanan cinta mereka terbilang sulit karena keluarga Floreen sempat menolak lamaran Ed. Saat itu Floreen sedang menjalani perawatan pasca kecelakaan maut yang menimpanya dan almarhum suami pertamanya.

Meski demikian, Ed terus bersikeras melamar Floreen hingga mereka berdua menikah di Rochester, New York pada 12 Mei 1953. Mereka berdua lalu dikarunia dua orang anak laki-laki dan perempuan bernama Ricky dan Renee.

Selama hidup, Ed sangat menyayangi istrinya. Saat istrinya bekerja sebagai seorang operator telepon lokal, Ed selalu membawakan Floreen makan malam berikut makanan penutupnya.

Ed sering berbelanja untuk keperluan dapur rumah mereka. Saat berbelanja, tak lupa Ed membeli permen atau bunga untuk Floreen. Kemudian saat musim dingin tiba, Ed selalu memanasi mobil istrinya dan mengemudikannya dari kantor tempat Floreen bekerja sampai ke rumah mereka.

Pasangan ini menjalani kehidupan yang harmonis sampai puluhan tahun. Namun sejak lima tahun lalu, Ed didiagnosa dokter menderita penyakit ginjal, jantung, serta diabetes dan harus menjalani perawatan harian. Tetapi, Ed tidak menyerah pada keadaan. Ia terus berusaha memanjakan istrinya sama seperti dirinya saat masih sehat dulu.

Sementara semasa hidupnya, Floreen dikenal sebagai wanita humoris, periang, dan suka mengganti warna rambut. Namun, secara fisik ia sering sakit-sakitan mulai dari asma sampai jantung. 

Saat menjalani pengobatan, Ed selalu ada di sampingnya dan menemaninya. Bahkan saat Ed sudah di ambang kematian, ia masih ingat Floreen yang saat itu juga sedang dirawat di rumah sakit.

“Aku ingin menemui Floreen,”katanya kepada anak pertamanya, Renee.

Hal inilah yang mendorong seluruh keluarganya untuk berusaha menyatukan kedua pasutri ini. Meski melewati berbagai negoisasi yang alot, akhirnya keduanya dapat bertemu dan bergandengan tangan hingga ajal menjemput.

Ed dan Floreen dimakamkan secara bersamaan pada hari Kamis, 13 Februari 2014 tepat di malam perayaan Valentine. (RN)

Comment di sini