Mau Urus Label Halal dari MUI? Ini Biayanya

by
February 27th, 2014 at 3:37 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Hingga saat ini masih ada saja restoran maupun perusahaan yang belum mendapatkan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Hal ini pun membuat masyarakat jadi ragu. Sebenarnya berapa sih biaya untuk mengurus sertifikasi halal MUI?

sertifikasi halal

Sertifikasi label Halal dari MUI – Ist

Direkrut LPPOM MUI Lukmanul Hakim mengatakan, untuk mendapatkan sertifikasi halal dari MUI perusahaan harus merogoh kocek mulai dari Rp 0 hingga Rp 5 juta per produk. Besarnya biaya disesuaikan dengan besarnya perusahaan.

“Standar per setifikat Rp 1 juta – Rp 5 juta untuk perusahaan menengah ke atas, dan untuk perusahaan kecil menengah Rp 0 – Rp 2,5 juta,” kata Lukman di Kantor MUI, Jakarta, seperti dikutip dari Kompas.com, Kamis (27/2/2014).

Baca juga: Daftar Restoran yang Belum Bersertifikat Halal.

Biaya tersebut, lanjut Lukman, belum termasuk biaya lain-lain yang harus disediakan pihak perusahaan. Pasalnya, menurut Lukman, perusahaan juga harus menyediakan transportasi untuk petugas LPPOM MUI yang akan melakukan pengujian produk halal.

“Ini di luar dari transportasi dan akomodasi, tergantung besar atau kecilnya perusahaan,” kata Lukman.

Namun, kata Lukman, biaya transportasi dan akomodasi seperti penginapan tidak diberikan dalam bentuk uang. Perusahaan hanya perlu menyediakan tiket perjalanan serta menyediakan tempat menginap atau hotel.

“Jadi tidak pernah dalam bentuk uang,” imbuh Lukman. Baca juga: Label Halal MUI Tidak Diakui di Luar Negeri.

Biaya akomodasi itu, menurut Lukman, bukan merupakan gratifikasi maupun korupsi. Biaya akomodasi itu hanya bertujuan untuk memudahkan proses audit on site (lapangan). Apalagi, kata Lukman, biaya itu juga sudah disepakati dalam sebuah akad dengan perusahaan.

“Ini bukan biaya tambahan dadakan tapi sudah disepakati. Kalau di luar kota harus ada tiket pesawat sediakan hotel, dan kalau dalam kota ada jemput dengan mobil,” kata Lukman.

(YG)

Comment di sini