Pergi ke Blitar di Jam Kerja, Jokowi Dikritik

by
March 13th, 2014 at 10:05 am

Jakarta (CiriCara.com) – Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi diketahui pergi ke Malang dan Blitar pada jam kerja, Rabu (12/3/2014) kemarin. Jokowi pergi ke Blitar untuk menemani Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk berziarah ke makam Bung Karno.

jokowi

Joko Widodo (Jokowi) – Ist

Sikap Jokowi yang pergi saat jam kerja itu pun langsung mendapat kritik. Jokowi dianggap telah merugikan masyarakat. Sebagai seorang pemimpin di Jakarta, Jokowi seharusnya lebih mementingkan kepentingan masyarakat dibanding kepentingan partai.

“Ini jabatan publik. Dalam jabatan publik, kepercayaan publik atau trust public itu nomor satu. Kalau publik sudah meragukan apakah (Jokowi) masih fokus atau tidak, akan menjadi masalah besar,” kata Koordinator Gerakan Indonesia Bersih Adhie Massardi, Rabu, kemarin.

Baca juga: FPI Tidak Setuju Ahok Gantikan Jokowi.

Adhie memahami, Jokowi yang merupakan kader PDIP memang tidak bisa menolak permintaan partainya. Karena sebagai seorang politisi, Jokowi tentu masih membutuhkan kekuatan politik untuk menopangnya.

Namun, menurut Adhie, seharusnya PDIP bisa memahami kewajiban Jokowi yang saat ini menjadi Gubernur DKI Jakarta. Walaupun Jokowi dulu diusung oleh PDIP, akan tetapi saat ini Jokowi sudah dipilih rakyat dan menjadi milik rakyat. Jadi PDIP tidak bisa seenaknya mengajak Jokowi pergi.

“Partai yang mengajak (Jokowi) harus pahami. Partai secara kolektif menggunakan fasilitas atau aparatur negara untuk kepentingan partainya, secara moral tidak boleh. Melanggar UU,” ujar Adhie, seperti dikutip dari Merdeka.com, Kamis (13/3/2014).

Sementara itu, banyak yang menilai bahwa kunjungan Jokowi ke makam Soekarno merupakan sinyal dari pencapresannya. Namun, PDIP sendiri hingga saat ini masih merahasiakan siapa calon presiden yang akan diusung pada Pemilu 2014, mendatang.

(YG)

Comment di sini