Tim Advokasi Jakarta Baru Resmi Laporkan Jokowi

by
March 19th, 2014 at 3:35 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Tim Advokasi Jakarta Baru tetap pada pendiriannya menolak Joko Widodo alias Jokowi jadi calon presiden PDIP untuk Pemilu 2014 mendatang. Pasalnya, Jokowi masih belum menyelesaikan tugas-tugasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

jokowi jadi capres

Joko Widodo (Jokowi) cium bendera Merah Putih usai deklarasi jadi Capres – Ist

Hari ini, Rabu (19/3/2014), Tim Advokasi Jakarta Baru resmi melaporkan Jokowi ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Dengan maju menjadi Capres, Jokowi pun dianggap telah meninggalkan tugasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Kita ingin kembalikan Jokowi ke fitrahnya sebagai gubernur,” kata Ade Dwi Kurnia, anggota Tim Advokasi Jakarta Baru, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Tim Advokasi Jakarta Baru ini merupakan tim yang membantu pasangan Jokowi-Ahok menang di Pilkada DKI Jakarta 2012 lalu.

Ade menjelaskan, gugatan tersebut dimaksudkan untuk mengingatkan Jokowi atas tugas-tugas yang belum terselesaikan. Pasalnya, Jokowi-Ahok dan Tim Advokasi Jakarta Baru dulu pernah berkomitmen untuk menyelesaikan masalah di Jakarta.

Menurut Ade, Tim Advokasi Jakarta Baru merasa kecewa karena Jokowi memutuskan untuk jadi Capres. Padahal, seharusnya Jokowi masih menjadi orang nomor satu di Jakarta hingga tahun 2017 mendatang.

“Masa periode Jokowi masih panjang,” kata Ade.

Dalam gugatan tersebut, Tim Advokasi Jakarta Baru membawa sebuah barang bukti yang berupa materi nota kesepakatan dan kontrak politik yang ditandatangani Jokowi. Dalam bukti tersebut terdapat sembilan program kerakyatan yang harus dilaksanakan Jokowi.

Karena belum semua program terlaksana, Jokowi pun diminta untuk tetap melanjutkan jabatan sebagai Gubernur DKI Jakarta. “Ayo, baliklah. Tugas jangan ditinggalkan,” ucap Ade, yang berharap Jokowi tetap jadi gubernur.

Seperti diketahui, sejak Jumat (14/3/2014) lalu, Jokowi sudah mendeklarasikan diri sebagai Capres dari PDIP. Mantan Wali Kota Solo ini pun sudah mulai melakukan kampanye pencapresan di sejumlah tempat. Belum ada tanggapan resmi dari Jokowi mengenai gugatan Tim Advokasi Jakarta Baru tersebut.

(YG)

Comment di sini