Cara Agar Bayi Tidak Lahir Sungsang

by
April 3rd, 2014 at 9:23 am

CiriCara.com – Sedikit banyak ibu khawatir akan bayi sungsang, yaitu suatu kondisi dimana posisi kepala bayi di dalam rahim berada di atas sehingga kaki atau pantat akan keluar terlebih dahulu ketika persalinan normal. Menurut dr. Karno Suprapto, Sp. OG, dari RS Pondok Indah, Jakarta Selatan, terdapat dua faktor penyebab bayi sungsang, yaitu faktor janin dan faktor ibu sendiri.

Dari faktor janin, ukuran bayi terhadap rahim serta kehamilan kembar dapat mempengaruhi posisi bayi. Sedangkan dari segi faktor ibu antara lain tumor rahim, bentuk rahim tidak normal, air ketuban terlalu banyak, letak plasenta, dan lain-lain. Kehamilan sungsang dapat diketahui melalui bantuan ultrasonografi atau USG.

Untuk menghindari melahirkan sungsang, berikut cara yang dapat dipraktekkan.

1. Mengubah Posisi Bayi

Janin sungsang yang terjadi sebelum usia kehamilan 32 minggu atau 8 bulan bisa diubah posisinya. Namun tidak dianjurkan dibawa ke dukun pijat dan diputar posisinya karena sangat berbahaya dan tali pusat bayi akan terpluntir.

Posisi bersujud / Gaya Hidup

Posisi bersujud / Gaya Hidup

Lakukan posisi bersujud (knee chest position), dengan posisi perut seakan-akan menggantung ke bawah, 2 kali sehari selama 10 menit. Hal ini bertujuan agar bayi mendapat ruang untuk berputar pada posisi normal. Jika dilakukan rutin, posisi bersujud ini mempunyai kemungkinan 92 persen berhasil.

Cara lain untuk mengubah posisi bayi adalah dengan cara versi luar atau externalcephalic versin (ECV). Tetapi, selain sakit, cara ini berisiko bagi janin karena akan menghambat sirkulasi oksigen ke otaknya.

Comment di sini