Marak “Cabe-cabean” di Jakarta, Ini Kata Ahok

by
April 4th, 2014 at 2:40 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Semakin banyaknya para pelajar perempuan yang menjadi “cabe-cabean” di Jakarta membuat Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) jadi prihatin. Apalagi fenomena “cabe-cabean” itu makin ramai dibahas.

basuki tjahaja purnama

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) – Ist

Menurut Ahok, fenomena “cabe-cabean” itu sebenarnya sudah ada sejak dulu. Namun, hal itu baru menjadi pembicaraan karena saat ini sudah ada keterbukaan informasi baik dari internet maupun media informasi lainnya.

Aku tahu kok soal (fenomena ‘cabe-cabean’) itu. Dari dulu juga sudah ada, cuma informasi ini kan dulu enggak terlalu terbuka,” kata Ahok saat ditemui para wartawan di Balai Kota, Jakarta, Jumat (4/4/2014).

Baca juga: Ahok: FPI Bantu Kita Supaya Tidak Ada PSK.

Mengenai makin maraknya pelajar yang terjerumus ke dalam fenomena tersebut, Ahok tidak menyalahkan pihak sekolah. Namun, kata Ahok, peran orangtua lah yang menentukan anak tersebut menghindari masalah pelacuran atau tidak.

“Saya kira di sekolah kan pelajaran agama sudah luar biasa, semua guru hampir semua pakai kerudung sekarang. Itu artinya kalau mau lihat dari guru sudah lebih dari cukup,” ujar Ahok, yang juga merupakan mantan Bupati Belitung Timur ini.

Tanpa bermaksud menyalahkan, Ahok menilai seharusnya orangtua lebih ketat lagi dalam mengawasi anaknya. Ahok pun menyarankan agar para orangtua menerapkan kedisiplinan terhadap anak dengan menetapkan jadwal pulang ke rumah.

Lebih lanjut, Ahok mengaku bahwa pihaknya tidak bisa berbuat banyak dalam penertiban fenomena “cabe-cabean” tersebut. Pemprov DKI tidak bisa memerintahkan Satpol PP untuk menangkap mereka karena bisa melanggar aturan.

“Ya nangkepnya gimana? Itu bisa mendahului KUHAP-nya polisi,” kata Ahok.

Sekadar info, “cabe-cabean” itu sendiri merupakan julukan untuk para pelajar perempuan (di bawah umur) yang terjerumus ke dalam dunia pelacuran. Tak jarang, mereka juga sering dijadikan taruhan dalam aksi balap liar di Jakarta.

(YG)

Comment di sini