Rhoma Irama Effect Kalahkan Jokowi Effect

by
April 10th, 2014 at 3:51 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi salah satu partai yang mendapat hasil mengejutkan di quick count Pemilu 2014. Pasalnya, jumlah suara yang diperoleh PKB mengalami kenaikan dua kali lipat dibanding jumlah suara pada Pemilu 2009.

rhoma irama

Rhoma Irama kampanye PKB – Ist

Wasekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah pun menilai peningkatan yang didapat PKB tidak lain karena figur Raja Dangdut Rhoma Irama. Bahkan, Fahri pun menyebut bahwa Jokowi Effect tidak mampu mengalahkan Rhoma Irama Effect.

“Sekarang ini Jokowi Effect kalah dengan Prabowo Effect dan Rhoma Irama Effect,” ujar Fahri, seperti diberitakan detik.com, Kamis (10/4/2014).

Menurut Fahri, dari hasil quick count Pileg 2014 yang marak beredar di media, terdapat empat partai politik yang mendapat hasil suara cukup mengejutkan. Partai tersebut adalah Gerindra, NasDem, PDIP, dan PKB.

Jika PKB mengalami kenaikan karena Rhoma Irama Effect, berbeda dengan lonjakan suara di kubu PDIP. Menurut Fahri, jumlah suara yang didapat PDIP itu bisa jadi karena kinerja Megawati Soekarnoputri atau bisa juga karena Jokowi.

“Masih diperdebatkan, itu efek Jokowi atau Megawati,” kata Fahri.

Lebih lanjut, Fahri juga menyebutkan bahwa Prabowo Effect membawa pengaruh yang bagus untuk Gerindra. Terbukti, partai berlambang garuda ini berhasil masuk tiga besar dalam quick count Pileg 2014.

Meskipun demikian, Fahri tetap menilai bahwa Rhoma Irama Effect lah yang paling menonjol. PKB yang pada Pemilu 2009 hanya mendapat 4,94% suara, kini naik dua kali lipat jadi 9,20%. “Bisa-bisa yang jadi presiden nanti Rhoma Irama nih,” ucap Fahri.

Sementara itu, PKS sendiri hanya mampu mendapat jumlah suara sebanyak 6,90%. Bisa diprediksi, PKS akan membuka koalisi dengan partai lain. Namun sayang, PKS masih belum menentukan arah pasti koalisinya hingga hari ini.

(YG)

Comment di sini