7 Bahaya Fast Food Bagi Kesehatan

by
April 11th, 2014 at 11:34 am

CiriCara.com – Siapa yang tak kenal dengan fast food? Penyajian dan pengolahannnya yang cepat dan instan membuat makanan yang satu ini banyak dikonsumsi, khususnya oleh warga perkotaan yang cukup sibuk sehingga membutuhkan makanan yang bisa disantap kapan dan dimana saja.

fast food

Menkonsumsi fast food – Ist

Namun dibalik kelezatannya, fast food juga menyimpan beragam potensi penyakit yang berbahaya bagi kesehatan tubuh. Hamburger, sandwich, pizza, spaghetti, french fries bahkan minuman bersoda rata-rata mengandung kalori, lemak dan garam yang tinggi serta rendah serat.

Jika Anda hobi mengonsumsi makanan jenis ini, sebaiknya segera kurangi karena fast food memiliki beberapa dampak buruk bagi kesehatan, seperti berikut ini:

1. Membuat ketagihan

Disadari atau tidak, fast food mengandung zat adiktif yang dapat membuat seseorang ketagihan dan merangsang keinginan untuk mengonsumsinya sesering mungkin. Hal inilah yang membuat seseorang mengonsumsi makanan cepat saji setiap hari dan lebih rentan terkena risiko berbagai jenis penyakit.

Untuk menghindari kebiasaan ini, gantilah fast food dengan makanan yang lebih sehat seperti buah dan sayuran segar.

2. Menurunkan daya ingat

Kebiasaan mengonsumsi fast food secara berlebihan dan konstan akan berpengaruh pada kemampuan berpikir seseorang. Sebuah penelitian mengungkapkan jika mengonsumsi fast food sejak dini, bahkan ketika masih balita, akan membuat IQ menurun.

Meski praktis dan nikmat, sebaiknya mulailah mengurangi konsumsi makanan cepat saji agar Anda terhindar dari berbagai risiko penyakit seperti parkinson atau alzheimer.

3. Meningkatkan berat badan

Sering mengonsumsi fast food dan jarang berolahraga adalah kombinasi ideal untuk mengalami penambahan berat badan yang tidak sehat. Konsumsi kalori berlebihan pada fast food akan diubah menjadi lemak jika tidak dipakai sebagai sumber energi atau gula darah. Bila diteruskan, tentunya ini akan mengakibatkan berat badan meningkat akibat penumpukan lemak yang tersimpan dalam tubuh.

4. Meningkatkan risiko serangan jantung

Penyakit yang paling sering menyerang para penggemar makanan cepat saji adalah jantung koroner. Saat menelan banyak kalori, tubuh dipaksa memproduksi insulin dalam jumlah ekstra untuk mengubah karbohidrat menjadi gula darah. Namun, insulin yang terlalu banyak akan memicu penggabungan dengan lemak yang dapat merusak pembuluh darah.

Kandungan kolestrol yang tinggi dalam fast food juga mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah sehingga membuat peredarannya tidak lancar dan mengakibatkan serangan jantung koroner.

Comment di sini