Wilayah Yang Bisa Melihat Gerhana Bulan Merah Darah

by
April 15th, 2014 at 1:47 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Fenomena alam yang langka, gerhana bulan warna merah darah terjadi 15 April 2014, hari ini. Gerhana bulan yang biasa disebut dengan “blood moon” ini berlangsung mulai siang sampai sore hari nanti. Jangan lewatkan fenomena unik ini!

gerhana bulan

Ilustrasi bulan warna merah darah – Ist

Sayangnya, blood moon itu tidak bisa dilihat di sebagian besar wilayah Indonesia. Hal ini lantaran fenomena blood moon yang langka itu terjadi saat sejumlah wilayah di Indonesia masih berada di waktu siang hari.

“Gerhana bulan total itu proses terjadinya mulai pukul 12.58 WIB sampai 16.33 WIB. Jadi di Indonesia umumnya masih siang,” ujar Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin, seperti dikutip dari Liputan6.com, Selasa (15/4/2014).

Namun, menurut Thomas, beberapa wilayah Indonesia bagian timur masih bisa melihat fenomena blood moon tersebut. Namun, pengamatan blood moon itu hanya berlangsung singkat karena gerhana sudah mendekati fase akhir.

Di Maluku bagian Barat, Sulawesi, Nusa Tenggara, sebagian besar Kalimantan bagian Timur, dan Jawa bagian timur akan mendapati bulan berada dalam fase gerhana bulan penumbra hingga berakhirnya gerhana tersebut. Gerhana bisa terlihat namun dalam waktu singkat.

Sementara di Papua atau wilayah bagian timur seperti Jayapura dan Merauke, gerhana bulan merah darah itu bisa diamati dalam waktu yang cukup lama. Hal ini, kata Thomas, karena saat gerhana itu terjadi di wilayah tersebut sudah masuk waktu maghrib.

“Karena waktu magribnya lebih awal. Tapi hanya di akhirnya saja. Seperti di Sorong itu akan lebih pendek lagi kelihatannya,” sambung Thomas.

Seperti diberitakan sebelumnya, fenomena blood moon ini menjadi salah satu peristiwa alam yang unik di tahun 2014 ini. Namun, ada beberapa kelompok yang percaya bahwa munculnya blood moon itu bisa menjadi tanda adanya bencana dan juga kiamat. Namun, hal itu diyakini hanya merupakan mitos belaka.

(YG)

Comment di sini