Cara Agar Tak Ada Kecurangan Ujian Nasional

by
April 16th, 2014 at 8:57 am

CiriCara.com – Pada tahun-tahun sebelumnya pelaksanaan Ujian Nasional (UN) selalu diwarnai sejumlah kecurangan. Baik itu peserta yang mencontek, beredarnya kunci jawaban, dan juga kebocoran soal UN sebelum pelaksanaannya.

un 2014

Ujian Nasional (UN) – Ist

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebenarnya telah melakukan sejumlah upaya pencegahan agar kecurangan UN itu tidak terjadi. Diantaranya melibatkan aparat kepolisian dalam penjagaan serta pendistribusian soal UN yang masuk kategori dokumen negara itu.

Sementara itu, pihak sekolah sendiri sudah meningkatkan keamanan UN dengan memasang CCTV di semua sudut ruangan ujian. Tapi kenyataannya, pada Selasa (15/4/2014) kemarin, masih ada saja siswa yang nekat melakukan kecurangan. Harus bagaimana?

Berikut cara agar tak ada kecurangan dalam Ujian Nasional (UN):

1. Membedakan soal

Untuk mencegah kecurangan, pemerintah mempunyai ide untuk membedakan soal ujian masing-masing peserta agar tidak ada yang sama di satu ruangan. Cara ini memang ampuh untuk mencegah peserta ujian bekerjasama atau saling contek satu sama lain.

2. Penjagaan ketat

Ujian nasional yang menjadi salah satu kegiatan kenegaraan selalu mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian bersenjata. Tujuannya agar tidak ada kebocoran soal dalam pendistribusiannya ke daerah-daerah di seluruh Indonesia.

3. Hanya bawa alat tulis

Semua peserta ujian hanya diperbolehkan membawa alat tulis dan juga kartu peserta UN ke dalam ruang ujian. Tas dan juga alat elektronik seperti handphone yang bisa menjadi sumber kecurangan disimpan di luar ruangan.

un

Ujian Nasional – Ist

4. Harus jujur

Kecurangan dalam ujian nasional sebenarnya tidak akan pernah terjadi jika semua pihak punya sifat jujur. Baik itu, siswa, pihak sekolah, pengawas, maupun penyelenggara ujian. Karenanya, sangat penting untuk menanamkan rasa berani jujur itu.

5. Persiapan dan kesiapan

Sebelum hari ujian, seharusnya semua peserta ujian harus mendapatkan bekal yang cukup untuk persiapan ujian. Dengan demikian, saat hari ujian tiba, mereka sudah siap dan tidak perlu lagi mencari kunci jawaban ke calo atau yang lainnya.

Ketakutan siswa tidak lulus ujian sering membuat mereka nekat untuk melakukan kecurangan. Di sisi lain, pihak sekolah juga tidak ingin ada siswa didiknya yang tidak lulus. Apalagi hal itu akan mempengaruhi nama baik sekolah.

Apakah kecurangan Ujian Nasional ini akan terus berlanjut ke generasi-generasi berikutnya?

(YG)

Comment di sini