Hati-hati! Jajan di Monas Denda Rp 20 Juta

by
April 17th, 2014 at 10:55 am

Jakarta (CiriCara.com) – Unit Pengelola (UP) Taman Monumen Nasional (Monas) telah memberlakukan sanksi berupa denda bagi pengunjung yang membeli jajan (makanan/minuman) ke Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan tersebut. Lho kenapa?

monas

Pengunjung Monumen Nasional (Monas) – Ist

Kepala UP Taman Monas Firdaus Rasyid mengatakan, langkah tersebut diambil lantaran jumlah PKL liar yang masuk ke dalam areal Monas makin memprihatinkan. Hal ini jelas melanggar Perda DKI Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

Upaya penertiban PKL liar sebenarnya sudah pernah dilakukan oleh petugas keamanan. Namun, penertiban itu justru berujung bentrok pada Kamis, 10 April 2014. Karena dirasa penertiban itu tidak berhasil, karenanya pihak UP Taman Monas pun menerapkan peraturan denda tersebut.

“Kita sedang sosialisasi ke pengunjung melalui selebaran pemberitahuan,” jelas Firdaus.

Baca juga: Putari Monas, Kopral Bagyo Sempat Diganggu Hantu.

Dalam selebaran tersebut, UP Taman Monas meminta agar para pengunjung tidak belanja di lingkungan Monas. Bagi para pengunjung yang kedapatan melanggar aturan tersebut akan dikenakan denda maksimal Rp 20 juta atau kurungan maksimal 60 hari.

Sementara itu, menurut pengawas security UP Taman Monas Dwijanto, jumlah PKL liar yang berjualan di areal Monas terus bertambah. Meski sudah sering dilakukan penertiban, para PKL tersebut tetap ngotot untuk berjualan.

“Peraturan ini menandakan kita serius mengatasi PKL, selain itu soal denda ini di Bandung juga diterapkan,” ujar Dwijanto, Rabu (16/4/2014).

Dengan adanya peraturan tersebut, diharapkan jumlah PKL liar di Monas bisa berkurang tanpa harus ada bentrok dengan petugas keamanan. Karena bisa dipastikan tidak akan ada pengunjung yang berani belanja di PKL liar.

Setuju kah Anda dengan kebijakan denda di Monas tersebut? Silakan tulis pendapat Anda di kolom komentar.

(YG)

Comment di sini