Cara Pencegahan Virus MERS di Indonesia

by
May 12th, 2014 at 10:47 am

Jakarta (CiriCara.com) – Indonesia menjadi salah satu negara yang potensial terjangkit virus Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV). Hal ini mengingat banyaknya jumlah jamaah haji dan umroh yang berangkat ke Arab Saudi, negara yang marak MERS.

virus mers

Jamaah Haji Indonesia waspada virus MERS – Ist

Virus MERS biasanya akan membuat korbannya mengalami gejala sakit yang serupa dengan penyakit flu biasa. Padahal, virus MERS itu lebih berbahaya dan bahkan bisa mengakibatkan kematian. Karenanya masyarakat pun diminta untuk lebih waspada.

Penularan virus MERS ini bisa terjadi melalui orang ke orang. Karenanya, para jamaah haji atau umroh dan juga para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang baru pulang dari Arab Saudi harus mendapat pemeriksaan ketat. Jangan sampai mereka pulang membawa virus MERS yang kemudian menular ke warga lainnya.

Berikut beberapa cara pencegahan virus MERS yang sudah mulai dilakukan di Indonesia:

1. Alat Thermoscan

Sejumlah bandara internasional di Indonesia sudah mulai menggunakan alat Thermoscan untuk mendeteksi penumpang yang terjangkit virus MERS. Alat tersebut berguna untuk mendeteksi kelainan suhu tubuh penumpang.

Apabila ada penumpang yang suhu tubuhnya di atas 38 derajat celcius, Thermoscan mampu mendeteksi kelainan tersebut. Peningkatan suhu tubuh itu biasanya disertai batuk dan flu, sama seperti gejala dari virus MERS.

2. Tim medis

Sejumlah bandara juga menyediakan layanan medis untuk para penumpang yang diduga terjangkit virus MERS. Jika positif, maka penumpang tersebut akan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat mengobatan intensif.

virus mers di arab saudi

Ilustrasi virus MERS – Ist

3. Penetapan kriteria khusus

Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan kriteria yang diimbau agar tidak melakukan ibadah umroh dan haji bagi jamaah di Tanah Air. Kriteria itu antara lain, jamaah yang berusia lebih dari 65 tahun, jamaah dengan penyakit kronis, dan defisiensi kekebalan tubuh, wanita hamil, serta anak-anak di bawah umur 12 tahun.

Kebijakan itu dikeluarkan karena virus MERS sangat rentan menyerang orang-orang yang masuk dalam kriteria tersebut. Bagi Anda yang masuk kriteria itu, sebaiknya tunda dulu rencana Anda untuk berpergian ke Arab Saudi.

4. Kesiapsiagaan

Sejumlah rumah sakit di Indonesia juga sudah mulai bersiap untuk mengantisipasi jika ada pasien yang terjangkit virus MERS. Mulai dari tenaga ahli dan juga ruangan khusus untuk pasien MERS pun sudah mulai disiapkan.

Itulah beberapa upaya pencegahan yang dilakukan di Indonesia. Semoga dengan cara-cara tersebut, Indonesia bisa terbebas dari virus MERS meskipun banyak jamaah umroh atau pun haji yang akan pergi ke Arab Saudi.

(YG)

Comment di sini