Situs Vimeo Diblokir Pemerintah Karena Pornografi?

by
May 12th, 2014 at 2:06 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Situs berbagi video, Vimeo.com saat ini tidak bisa lagi diakses karena sudah diblokir oleh pemerintah Indonesia. Menurut kabar yang beredar, pemblokiran situs Vimeo sudah dilakukan sejak akhir pekan lalu.

aplikasi vimeo

Vimeo – Ist

Hingga Senin (12/5/2014) siang, pengguna internet yang mengetikkan alamat Vimeo.com akan langsung dialihkan ke alamat Internet-Positif.org. Terdapat sebuah keterangan yang menyebutkan bahwa situs berbagi video tersebut adalah situs terlarang.

Kenapa pemerinta memblokir Vimeo?

Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring menjelaskan bahwa pemblokiran Vimeo itu terkait dengan laporan yang menyebutkan bahwa situs tersebut mengandung konten pornografi. Hal ini disampaikan Tifatul melalui akun Twitternya.

“Laporan dari tim Trust+ bahwa Vimeo secara eksplisit berisi konten pornografi. Tim Trust+ memberikan instruksi untuk blokir Vimeo,” jelas Tifatul melalui akun Twitter pribadinya, @tifsembiring, Senin (12/5/2014).

Soal detail alasan pemblokiran Vimeo, Tifatul mengaku masih belum mengetahui laporan lengkapnya. Tifatul rencananya baru akan mengecek ke tim Trust+ untuk memastikan alasan kenapa situs Vimeo diblokir.

Baca juga: Pemerintah Blokir 800 Ribu Lebih Situs Porno.

Meskipun demikian, banyak pengguna internet yang mengaku heran kenapa Vimeo bisa diblokir oleh pemerintah Indonesia. Padahal, menurut mereka Vimeo bukan merupakan situs yang menyediakan konten porno.

“Vimeo? Dasar pejabat pada T****, mana ada vimeo mengandung pornografi. Bengak kau,” tulis akun Twitter bernama @IFFFIN.

Sementara itu, seperti diberitakan detik.com, banyak pihak yang menduga bahwa pemblokiran Vimeo hanya alasan saja untuk menutup-nutupi beredarnya video seronok dalam sebuah kampanye partai. Di mana partai tersebut diketahui dekat dengan kubu sang menteri.

“ (Video) Goyang Seronok di Kampanye Caleg PKS on Vimeo,” tulis berita detik.com yang mengaku mendapat email dari pembacanya.

Namun hal itu dibantah langsung oleh Tifatul. Menurutnya, video goyang seronok tersebut adalah video fitnah. Tifatul menjelaskan bahwa ada oknum yang sengaja menggelar acara goyang seronok lalu memasang spanduk PKS untuk memfitnah partai tersebut.

(YG)

Comment di sini