Kamu Lebih Dominan Mana: Otak Kanan atau Kiri?

by
May 13th, 2014 at 2:19 pm

gambar otak

Diperkirakan 90% pembelajaran sekolah di Indonesia masih dominan menggunakan otak kiri. Alhasil banyak dari mereka (siswa) yang sudah 15 menit diterangkan lalu akan mengalami penurunan tingkat konsentrasi, dan akhirnya bosan, pun kalau dilanjutkan akan ngantuk bahkan tertidur. Apa penyebabnya? Penyebab salah satunya adalah otak kiri siswa terlalu lelah untuk bekerja keras karena dipacu secara terus menerus tanpa diimbangi dengan kerjanya otak kanan. Dengan kata lain otak kiri seakan menjadi orang pekerja dengan aktif lembur dan otak kanan seakan menjadi orang pengangguran.

Terus bagaimana dengan solusinya? Kuncinya ada di cara mengajar dari sang guru. Sudah banyak media pembelajaran yang memadu-padankan ,materi dengan game, materi dengan musik, materi  dengan contoh pembelajaran lewat video dan lain-lain. Tidak hanya media pembelajaran, model pembelajaran pun beragam. Misalnya: ada picture and picture, Number Head Together, debat, dll. Tujuannya pun sama.

Tujuan dari sistem pembelajaran tersebut adalah untuk mengurangi kebosanan siswa dan meningkatkan rasa keingintahuan dari siswa. Dengan berkurangnya kebosanan dari siswa, ini membuktikan bahwa kerja dari otak kanan dan otak kiri seimbang dan saling membantu dalam penguatan

Bagi kamu, jika mengalami kebosanan dalam belajar sendiri di rumah, bisa kok menerapkan beberapa media atau model belajar yang kreatif misalnya belajar dengan cara membuat peta konsep, belajar dengan mendengarkan musik, belajar di lingkungan alam bebas (taman) dll.

Nah, yuk mari mulai menyeimbangkan kinerja otak kiri dan otak kanan, agar kedua otak dapat berjalan secara maksimal. Karena dengan keseimbangan tersebut kita mampu mengurangi tingkat kebosanan dalam proses belajar serta meningkatkan rasa keingintahuan. Bahkan, juga akan berdampak positif pada motivasi dan hasil belajar.

Comment di sini