Menembus Batas Menuju Sukses

by
May 23rd, 2014 at 3:07 pm

CiriCara.com – “Better late than never” yang berarti lebih baik telat daripada tidak sama sekali. Sebuah kalimat yang menjadi pedoman hidup wirausahawan difabel sukses Arya Yoga Rudhita. Keterbatasan fisik bukan sebuah penghalang baginya. Wirausahawan yang akrab di panggil Yoga ini, terus dan terus bergerak menuju cita-cita yang diimpikannya bahwa ia akan menjadi seorang yang sukses dan dapat membanggakan orang tuanya serta calon istrinya.

kursi roda

Ilustrasi orang pakai kursi roda – Ist

Pemuda kelahiran Oktober 1979 ini awalnya mempunyai fisik yang sama dengan orang-orang lainnya. Kegemarannya adalah mengendarai motor. Sempat ia mengalami kecelakaan dan kecelakaan itulah yang merenggut sebagian daya kakinya untuk bergerak. Kedua kakinya saat ini memang tidak berdaya sehingga harus dibantu dengan kursi roda dan tongkat.

Sempat Yoga merasa putus asa dan tidak tahu bagaimana cara menjalankan kehidupannya selanjutnya dan melupakan mimpinya untuk membuka sebuah usaha perlengkapan sepeda motor. Namun, kesukaannya akan bisnis dan kegemarannya mengendarai motor membuatnya terus melangkah maju dan mengembalikan mimpinya yang sempat hilang. Bio Motor Sport, sebuah toko aksesoris dan perlengkapan motor di Jalan Raya Kalimalang No.75, Bekasi Timur, adalah bukti nyata akan kegigihan Yoga dalam menggapai cita-citanya dan mengalahkan semua keterbatasan fisik yang menderanya.

Baca juga: Video Kegigihan Kiper Satu Kaki dari Brasil.

Bio Motor Sport pertama kali dirintis tahun 2006. Saat membuka usaha ini investasi yang dikeluarkan Yoga tidak terlalu besar, sekitar Rp 35 juta. Awalnya ia bersama temannya memulai usaha ini, dan usahanya ini tidak berjalan dengan mulus. Sebab itu, Yoga berusaha mencari tahu apa ada yang salah dengan usahanya ini. Ternyata partner bisnisnya yaitu temannya sendiri yang melakukan mark-up mulai dari harga sewa toko, pembelian barang, dan memunculkan biaya-biaya lain yang sebenarnya tidak ada. Yoga sempat merasa kecewa dengan partner bisnisnya itu.

Pengalaman pahit yang dirasakannya tidak menyurutkan api perjuangan di dalam diri Yoga. “Saya tidak kapok justru semakin semangat untuk terus belajar”. Kalimat itu yang keluar dari mulut sang penembus batas ini. Yoga bertekad untuk memulai lagi usahanya sendiri dengan dukungan dari orangtuanya. Bulan pertama sampai bulan ketiga, omset yang didapat sangat kecil dan tidak dapat menutupi biaya operasional yang dikeluarkan. Namun Yoga tidak menyerah, memasuki bulan keempat, usaha yang dibangunnya ini mulai dilirik setiap pengendara atau orang yang lewat di depan tokonya.

Semakin lama omset yang dihasilkan Bio Motor Sport milik Yoga semakin meningkat. Kini Yoga sudah menjadi salah satu wirausaha Indonesia yang sukses. Jerih payah dan perjuangan yang dia lakukan selama ini akhirnya berbuah manis. 

Sebuah contoh yang baik untuk ditiru dan dijadikan panutan. Kegigihan dan usaha yang tidak pernah putus seperti yang dilakukan Yoga membuahkan hasil yang sangat memuaskan. Sekarang tidak hanya berjualan secara offline, tetapi Yoga juga membuat website untuk memasarkan barang dagangannya.

Untuk rencana berikutnya, Yoga berencana melebarkan sayapnya ke daerah jalur Pantura dengan mengganddeng beberapa mitra. Yoga melihat potensi pasar di kawasan tersebut sangat besar, sehingga ia sangat ingin membuka bisnis di sana.

Comment di sini