Waspadai Merkuri dibalik Krim Pemutih Wajah

by
May 26th, 2014 at 5:01 pm

CiriCara.com – Memiliki kulit wajah yang putih dan bersih sudah pasti menjadi dambaan setiap wanita. Berbagai cara wanita lakukan untuk mendapatkan kulit wajah yang putih, bersih, dan merona layaknya selebritis masa kini. Krim pemutih wajah merupakan salah satu senjata umum yang banyak digunakan wanita dalam mempercantik kulitnya. Namun dengan maraknya krim pemutih wajah yang beredar dipasaran sudah sepatutnya membuat wanita untuk lebih jeli dalam memilih krim pemutih wajah. Zat-zat kimia dan bahan yang terkandung dalam krim pemutih wajah tidak selalu aman dan cocok untuk digunakan disetiap kulit wajah wanita. Oleh karena itu kita pun dituntut untuk lebih cermat dalam memilih dan menggunakan krim pemutih wajah.

krim kecantikan

Ilustrasi Krim Kecantikan – Ist

Merkuri merupakan salah satu zat kimia berbahaya yang sering ditemukan di dalam krim pemutih wajah. Lantas jika memang berbahaya, mengapa merkuri acapkali menjadi terdapat dalam komposisi produk krim pemutih wajah? Tentu saja pertanyaan itu sudah tidak asing ditelinga kita. Namun ada beberapa hal yang harus diingat ialah krim pemutih wajah yang mengandung merkuri tersebut biasanya merupakan krim yang tidak memiliki izin edar dari BPOM. Krim tersebut biasanya merupakan racikan dari orang-orang yang tidak memiliki latar belakang di dunia kesehatan ataupun kecantikan. Kebanyakan dari mereka yang menjual krim bermerkuri tersebut dengan embel-embel “racikan dokter pribadi” menjualnya secara online ataupun dari mulut ke mulut. Tentu saja kaum hawa harus teramat jeli dalam memilih krim apa yang akan digunakan.

Menurut salah seorang dokter spesialis kecantikan, Dr. Marli mengatakan “Merkuri itu merupakan zat yang berbahaya loh. Biasanya wajah yang menggunakan krim yang mengandung merkuri itu akan terlihat sangat putih, tapi putihnya ya ngga wajar, ya seperti kulit pucat. Selain itu wajah nya akan terlihat kinclong dan juga jerawat tidak muncul lagi. Kinclongnya juga dalam hitungan hari biasanya” Dr. Marli menambahkan “Selain efek instan yang saya sebutkan tadi, merkuri juga memiliki banyak efek negatif untuk tubuh seperti kerusakan sel kulit, meningkatnya pertumbuhan bakteri di kulit, gangguan syaraf/tremor, gangguan pada indra penglihatan dan organ tubuh (otak, ginjal, hati) jika sudah terakumulasi bisa menyebabkan kerusakan permanen fungsional dan sistemik.”

Merkuri memang memiliki segudang efek negatif yang dapat merusak tubuh kita. Selain efek negatif yang disebutkan di atas, merkuri juga dapat menghambat pertumbuhan, menyebabkan cacat dan kematian janin. Merkuri akan meresap ke dalam kulit dan bersama darah berlayar menuju organ vital, seperti ginjal, hati, jantung, sumsum tulang belakang, dan otak.

Comment di sini