Dituding Bohongi Hashim, Ini Kata Jokowi

by
June 4th, 2014 at 8:52 am

Jakarta (CiriCara.com) – Calon presiden Joko Widodo alias Jokowi dituding telah membohongi Hashim Djojohadikusumo mengenai dana kampanye Pilkada DKI Jakarta sebesar Rp 52 miliar. Hashim pun merasa telah dibohongi Jokowi selama 1,5 tahun.

jokowi

Jokowi dan Hashim tahun 2012 – Ist

“Saya sudah dibohongi Jokowi satu setengah tahun. Saya kenal Jokowi sejak 2008, yang biayai Jokowi kampanye (Pilgub) itu saya, sembilan puluh persen. Saya habis Rp 52 miliar,” kata Hashim pada Senin (2/6/2014), lalu.

Hashim mengaku terpaksa harus mengungkap fakta tersebut karena Luhut Panjaitan menyebut Prabowo sebagai sosok tempramental. Luhut sendiri merupakan mantan Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar yang mendukung pasangan Jokowi-JK.

Sebagai adik dari Capres Prabowo, Hashim pun tidak terima kakaknya diserang. Pasalnya, kubu Prabowo tidak pernah menyerang kubu Jokowi. “Saya tidak pernah kritik seseorang, kritik partai lawan. Sekali sudah dibuka, saya akan bicara,” katanya.

Hashim yang juga merupakan Wakil Ketua Pembina Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra menilai Luhut tidak seharusnya berkata seperti itu. Apalagi di acara yang sebenarnya hanya untuk menyampaikan visi-misi para Capres, bukan untuk saling kritik.

Sementara itu, capres Jokowi sendiri membantah tuduhan telah membohongi Hashim. Menurut Jokowi, dana kampanye yang masuk ke rekening pasangan Jokowi-Ahok pada saat Pilgub DKI Jakarta hanya Rp 6 miliar bukan Rp 52 miliar, seperti yang diungkap Hashim.

“Ah, itu sudah dibantah sama Pak Ahok juga, kan. Uang yang masuk ke dalam rekening kita itu Rp 6 miliar,” ujar Jokowi, saat ditemui di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, seperti dikutip dari Kompas.com, pada Senin lalu.

Meskipun demikian, menurut Jokowi mungkin saja Hashim memang benar-benar mengeluarkan dana kampanye dengan jumlah tersebut. Namun, penggunaan dana kampanye itu tanpa sepengetahuan dirinya.

“Lagi pula kan wajib keluar dong karena kan dukungnya Jokowi-Ahok. Kayak dari saya juga ndak keluar duit saja. Saya pribadi dan partai juga keluar banyak,” ujar Jokowi.

(YG)

Comment di sini