Khun Tien si Surga Kuliner

by
June 4th, 2014 at 5:05 pm

CiriCara.com – Khun Tien adalah sebuah sebutan dari masyarakat Tionghoa yang artinya adalah Kota Pontianak, yang berada di Kalimantan Barat, Indonesia. Kota ini dilintasi oleh garis khatulistiwa yang ditandai dengan Tugu Khatulistiwa di Pontianak Utara. Khun Tien memiliki iklim tropis sangat bersuhu tinggi (28-32 °C dan siang hari 30 °C), tetapi Khun Tien dikenal sebagai tempat wisata kuliner karena memiliki keanekaragaman makanan yang menarik sehingga menjadikan kota tersebut sebagai surga kuliner.

wisata kuliner

Gleam Cafe di Pontianak menyediakan Chai Kwe – Ist/Tribunnews

Salah satu ragam kuliner yang terkenal di Khun Tien adalah Chai Kwe. Kelezatan makanan ini senantiasa diceritakan dan kehadirannya selalu diburu. Kedai yang menyajikan Chai Kwe hampir dipastikan selalu penuh pengunjung, tidak siang tidak malam semua ingin menyicip Chai Kwe. Chai Kwe sendiri adalah makanan sejenis dumpling yang kulitnya terbuat dari tepung beras dan tapioka yang dicampur dengan air kemudian digiling, lalu dibentuk adonan kulit. Sementara isinya bermacam-macam, mulai dari bengkuang, keladi, kucai, sampai daging ayam.

Kemudian isi Chai Kwe ini dibalut dengan adonan kulit dan dikukus sampai matang. Sajian Chai Kwe ini kemudian disajikan dalam wadah dari alumunium beralaskan daun pisang. Penyajiannya melingkar disajikan sesaat setelah Chai Kwe matang, dan Chai Kwe lebih enak disantap saat hangat. Pelengkap makan Chai Kwe adalah dengan kecap yang rasanya sedikit asam dan sambal. Harga Chai Kwe bervariasi tergantung dari kedai yang menjualnya. Namun jika Anda ingin memesan 10-15 Chai Kwe beraneka isi berkisar Rp 15.000,- hingga Rp 20.000,-.

Selain Chai Kwe, masyarakat Khun Tien ataupun wisatawan yang datang ke kota ini juga menyukai Pengkang untuk santapan makan siang. Pengkang adalah makanan sejenis lemper, seperti beras ketan yang diisi ebi dan dibungkus bentuk segitiga dengan daun pisang, kemudian dipanggang ataupun dibakar, dibentuk segitiga dan dibungkus daun pisang. Cara memasak pengkang cukup unik, dua buah pengkang dijepit menggunakan kayu, kemudian dibakar di atas bara api. Rasa gurihnya membuat Anda sulit untuk berhenti membuka lembar demi lembar daun pisang pelapis pengkang ini.

Pengkang biasanya disajikan dengan Sambal Kepah, sambal dengan bahan utama sejenis kerang yang banyak hidup di hutan mangrove dekat pantai. Perpaduan antara pedas dan manisnya sangat seimbang. Tetapi Pengkang hanya berada di Pontianak Utara, tepatnya di Kecamatan Peniti yang ditempuh dengan membutuhkan waktu sekitar 40 menit menggunakan mobil dari Pusat kota Khun Tien. Hanya sekitar Rp 10.000,- Anda sudah dapat menikmati 2 buah pengkang ini.

Comment di sini