Debat Capres, Ajang untuk Rakyat Memilih dengan Cermat

by
June 10th, 2014 at 4:46 pm

CiriCara.com – Pada Senin (9/6/2014) malam, pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla melakukan debat perdana yang disiarkan di beberapa televisi di Indonesia yang langsung disiarkan dari Balai Sarbini, Jakarta. Debat ini merupakan salah satu dari lima acara debat yang telah dijadwalkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang akan disiarkan di beberapa stasiun televisi. Tema debat kali ini adalah mengenai pembangunan demokrasi, tata kelola pemerintahan yang bersih, dan kepastian hukum.

debat capres 2014

Debat capres-cawapres 2014 – Ist/Republika

Debat yang berlangsung tadi malam cukup menegangkan, kedua pasangan capres dan cawapres tersebut menjelaskan visi dan misi mereka untuk memajukan Indonesia, dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dimana kedua kandidat harus bisa menjawab dengan tepat. Jawaban calon pemimpin ini menjadi tolak ukur rakyat untuk memilih pemimpin Indonesia pada Pemilu 2014 mendatang.

Salah satu masalah yang menjadi perdebatan adalah tentang isu pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang dikabarkan Prabowo adalah dalang dari terjadinya peristiwa tersebut. Zainal Arifin Mochtar selaku moderator memberikan kesempatan kepada kedua kandidat untuk bertanya, dan giliran cawapres Jusuf Kalla melontarkan pertanyaan kepada pasangan Prabowo-Hatta soal kasus pelanggaran HAM itu. 

“Pak Prabowo bilang tidak ada pengikut yang salah, hanya pemimpin yang salah. Apa yang Anda lakukan untuk menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran HAM masa lalu?” tanya Jusuf Kalla yang akrab disapa JK ke Prabowo.

Menanggapi pertanyaan tersebut Prabowo pun memberikan jawaban bahwa yang dia lakukan pada saat itu adalah tugas negara yang harus dikerjakan oleh seorang abdi negara, mengingat beliau menjabat sebagai Pangkostrad pada masa itu.

“HAM adalah hak paling dasar untuk hidup. Tugas utama pemerintah adalah melindungi segenap tumpah darah Indonesia. Dari sekian puluh tahun menjadi abdi negara, saya membela negara Indonesia, mencegah kelompok radikal, yang mengancam kelangsungan hidup negara dan bangsa. Inilah ancaman terhadap negara,” kata Prabowo dengan nada tinggi. Lalu Prabowo menambahkan, “Sebagai prajurit, saya harus melaksanakan tugas, yang menilai adalah atasan. Saya hanya melaksanakan tugas, kalau pak JK ingin tahu bagaimana penilaian atasan terhadap saya, silahkan tanya pada atasan saya.”

Debat malam ini pun menuai kritikan dari masyarakat melalu sosial media. Masyarakat menganggap seharusnya JK menanyakan apakah benar bahwa kasus pelanggaran HAM yang terjadi pada tahun 1998 itu adalah kesalahan dari Prabowo atau bagaimana. Dalam debat tersebut Prabowo jelas menghindari pertanyaan JK dengan jawaban mengenai ‘atasan’ tersebut.

jokowi prabowo

Ist

Sejumlah pengamat di televisi swasta pun ikut memberikan komentar bahwa tampak perbedaan gaya kepemimpinan yang signifikan. Pengamat dari TV One mengatakan bahwa Jokowi merupakan tipe manager yang jelas tidak cocok untuk menjadi seorang pemimpin, sedangkan tim sukses Jokowi-JK di Metro TV mengatakan bahwa gaya kepemimpinan Jokowi adalah yang paling tepat, seorang pemimpin itu harus bisa mendengar keinginan masyarakat, turun langsung dan mengeksekusi.

Jika melihat hasil debat semalam, kedua pasangan capres-cawapres memang mempunyai kelemahan dan kelebihannya masing-masing. Masyarakat mungkin saat ini masih bingung untuk menentukan pilihannya. Namun jangan khawatir, karena debat capres-cawapres 2014 masih akan berlanjut ke episode berikutnya.

Sekarang pilihan ada di tangan masyarakat, apakah masyarakat akan memilih Prabowo yang mana adalah seorang yang mempunyai kemampuan sebagai leader yang tegas, atau Jokowi yang mempunyai cara unik dengan cara blusukannya? Pilihlah dengan rasional dan jujur untuk Indonesia yang lebih baik

Comment di sini