Mengenal Sejarah Karir Jokowi dan Prabowo

by
June 13th, 2014 at 3:49 pm

CiriCara.com – Rakyat akan menggunakan hak pilihnya di pemilihan presiden 2014 pada tanggal 9 Juli 2014. Dua calon presiden dan calon wakil presiden sudah terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) yaitu Joko Widodo (Capres) dan Jusuf Kalla (Cawapres) & Prabowo Subianto (Capres) dan Hatta Rajasa (Cawapres). Pertarungan duel yang dinamis dari dua pasangan ini akan dinantikan oleh masyarakat. Kedua pasangan ini memiliki kemampuan yang berkompeten dan sudah dikenal oleh dunia international.

Deklarasi pun sudah dilakukan oleh kedua pasangan ini di lokasi yang berbeda. Jokowi dan Jusuf Kalla melakukan deklarasi di Gedung Joeang, Menteng. Suasana deklarasi pun tenang dengan pidato-pidato singkat dan dilanjutkan gowes sepeda bersama ke KPU. Sedangkan deklarasi yang dilakukan oleh Prabowo dan Hatta Rajasa dengan menggebu-gebu di rumah Polonia, Cipinang. Keesokan harinya, Prabowo dan Hatta Rajasa mendaftar dengan berjalan kaki dari Masjid Sunda Kelapa sampai ke KPU.

joko widodo deklarasi capres

Jokowi deklarasi sebagai Capres 2014 – Ist

Awal karier seorang Jokowi sebagai pengusaha furniture dan karier di bidang politik dimulai saat Jokowi menjadi walikota Surakarta 2005-2012. Jokowi melakukan pembenahan pedagang kaki lima, transportasi umum, pendidikan, dan kesehatan. Pada tahun 2010, Jokowi pun mencetuskan hari bebas kendaraan bermotor di Solo. Jokowi mampu membawa perubahan di kota Solo sehingga Solo berubah menjadi kota pariwisata dan kebudayaan.

Karier politik Jokowi pun berlanjut. Jokowi menjadi gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017. Jokowi pun sudah melakukan banyak hal untuk Jakarta. Jokowi mampu melakukan pembenahan saluran air ke beberapa waduk dan kali di Jakarta. Jokowi pun mengeluarkan Kartu Jakarta Sehat (KJS) agar masyarakat mendapatkan jaminan kesehatan dari pemerintah terutama masyarakat yang tidak mampu. Selain Kartu Jakarta Sehat, Jokowi juga mengeluarkan Kartu Jakarta Pintar untuk membantu biaya pendidikan bagi anak-anak yang kurang mampu.

Sejak menjadi gubernur DKI Jakarta, Jokowi mendapat perhatian dari masyarakat. Karena kinerja Jokowi yang baik dan menjadi sorotan masyarakat, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadikan Jokowi sebagai calon presiden 2014. Pengajuan Jokowi pun mendapat dukungan dari partai-partai lain yang berkoalisi dengan PDIP seperti Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Comment di sini