Pesona Sang Benteng Pendem

by
June 13th, 2014 at 1:11 pm

CiriCara.com – Ngawi, salah satu kabupaten paling ujung barat Jawa Timur ini siapa sangka memiliki sebongkah “permata” yang terpendam. Padahal sering kali kabupaten yang luasnya hampir menyerupai negara Singapore ini disebut-sebut ikut dalam bagian wilayah Jawa Tengah. Mungkin karena letaknya yang menjadi perbatasan antara Jawa Timur dan Tengah sehingga banyak khalayak yang mengira kabupaten imut ini masuk wilayah Jawa Tengah. Padahal tidak.

benteng pendem ngawi

Benteng pendem – Ist/blog

Ya, Kabupaten yang terkenal dengan kripik tempe ini memiliki sebuah istana yang mirip dengan koloseum di Italia, Roma. Benteng Pendem namanya, sebuah bangunan peninggalan Belanda yang dibangun sejak 1839 hingga 1845. Meskipun usianya sudah menginjak 1,5 abad namun pesona dari benteng ini masih memikat para pengunjung untuk singgah di kelurahan Pelem, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Selain pancaran pesona Benteng yang memikat para pengunjung, kemudahan transportasi dan biaya retribusi yang murah juga merupakan alasan utama para pengunjung untuk singgah di Benteng ini. Cukup dengan 5000 rupiah saja Anda sudah bisa menikmati indahnya bangunan penuh sejarah ini. Ditambah keasrian taman di depan benteng semakin memikat para pengunjung untuk sering-sering datang ke Benteng Pendem ini.

Sepintas Benteng ini mirip dengan Kolosium yang berada di Italia, Roma. Hanya saja Jika Kolosium dibangun oleh walikota Vespasian sebagai tempat pertunjukan besar berbentuk elips yang mampu menampung 50.000 penonton. Benteng Pendem dibagun oleh Gubernur Van Den Bosch sebagai tempat pertahan Belanda pada masa penjajahan silam. Secara kasat mata sangat tampak kemiripan antara kedua bangunan eksotik tersebut. Bagian jendela yang melengkung-melengkung serta kesan estetika yang sangat ditonjolkan oleh kedua bangunan ini begitu menggoda setiap insan untuk mengunjunginya.

 

benteng pendem

Benteng Pendem Ngawi – Ist

Benteng yang dulunya digunakan untuk persinggahan para ilmuan Belanda pada masa penjajahan ini, pernah dijadikan markas Yon Armed 12 sebagai tempat latihan militer sebelum akhirnya pindah di jalan Siliwangi karena kondisi benteng yang sudah tidak mendukung. Alasan itulah yang mungkin mendasari mengapa beberapa tahun lamanya benteng ini tenggelam dari mata publik. Setelah semua persenjataan yang dimiliki Yon Armed 12 ikut diboyong ke markas baru, akhirnya pada tahun 2011 kemarin Benteng cantik ini resmi di ploklamirkan sebagai tempat wisata bagi masyarakat umum setelah dilakukan renovasi pada beberapa bagian benteng.

Jika Anda berkunjung ke benteng ini Anda akan menemui sebuah halaman dengan hamparan rumput yang hijau dan beberapa tempat yang konon katanya digunakan sebagai kandang kuda pada tempo dulu. Tidak hanya itu, di sekeliling benteng terdapat gundukan tanah yang memang sengaja dibuat untuk menahan luapan air dari bengawan solo, hal inilah yang menjadikan benteng tampak terpendam dan tercetuslah sebutan “Benteng Pendem”. Dulu benteng ini juga dikelilingi oleh parit selebar 5 meter, namun karena telah sekian tahun lamanya parit-parit itu telah tertutup tanah.

Semoga dengan dibukanya Benteng Pendem ini sebagai tempat wisata bernilai sejarah tidak hanya mirip secara kasat mata dengan bangunan kolosium di Roma, namun juga mampu menjadi keajaiban dunia selanjutanya. Semoga.

Comment di sini